Find and Follow Us

Rabu, 22 Januari 2020 | 04:44 WIB

Hukuman Mati Koruptor, KPK: Jangan Retorika

Minggu, 15 Desember 2019 | 15:02 WIB
Hukuman Mati Koruptor, KPK: Jangan Retorika
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta semua pihak tak terjebak retorika pemberantasan korupsi. Hal itu disampaikannya menanggapi wacana hukuman mati terhadap koruptor.

"Kita jangan terjebak di retorika seperti ini. Saya mengatakan kalau kita hanya bicara bagaimana kita menghukum, terus menghukum maksimal, kita masih terjebak retorika, hal-hal yang sifatnya menarik mata, menarik perhatian, gimmick," kata Saut dalam diskusi bertajuk 'Koruptor Dihukum Mati, Retorika Jokowi?' di Jakarta, Minggu (15/12/2019).

Sebelumnya Presiden Jokowi mengatakan, jika kehendak rakyat koruptor bisa saja dihukum mati. Hal itu disampaikan Jokowi menjawab pertanyaan siswa dalam peringatan Hari Anti Korupsi Dunia 9 Desember lalu di SMK 57 Jakarta.

Saut menambahkan, persoalan pemberantasan korupsi tak harus bicara hukuman, namun juga pada upaya pencegahan. Ia menuturkan, negara-negara maju yang memiliki indeks persepsi korupsi (IPK) baik memiliki program pencegahan yang kuat.

"Kita harus menjawab seperti apa kita menyelesaikan secara komprehensif, suistain, jangan terlalu terkebak di retorika saja. Karena ini (hukuman mati) kan sudah ada dan diatur," tandas Saut. [fad]

Komentar

x