Find and Follow Us

Selasa, 21 Januari 2020 | 20:16 WIB

Kata Kejagung Soal Dugaan Korupsi di Jiwasraya

Oleh : Fadhly Zikri | Kamis, 12 Desember 2019 | 03:06 WIB
Kata Kejagung Soal Dugaan Korupsi di Jiwasraya
Kapuspenkum Kejagung, Mukri
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan, skandal dugaan korupsi Direksi Lama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) akan diusut secara tuntas.

"Iya sudah diambil alih oleh penyidik pidana khusus Kejagung dari Kejati DKI Jakarta," kata Kapuspenkum Kejagung, Mukri kepada wartawan, Rabu (11/12/2019).

Sebelumnya, adanya penyidikan terhadap dugaan korupsi di Jiwasraya berangkat dari aduan masyarakat dan Kementerian BUMN. Menanggapi hal tersebut, pihak Kejati DKI dan Kejagung pun langsung menindaklanjuti dengan memveriikasi data yang diperoleh dari keterangan puluhan saksi.

Diharapkan, data aduan dari saksi dan Kementerian BUMN tersebut menjadi petunjuk untuk pengembangan kasus kepada stakeholder pasar modal yang terlibat. Pasalnya, selain diduga dilakukan manajemen lama, kasus dugaan korupsi di Jiwasraya juga melibatkan banyak pihak.

"Sejauh ini masih diverifikasi penyidik karena Kejagung terima aduan (laporan) dari BUMN soal indikasi kecurangan Jiwasraya," ujar Mukri.

Seperti diketahui, dugaan praktik korupsi di tubuh Jiwasraya terjadi pada kepemimpinan HR dan HP. Dimana awal dari penempatan investasi perseroan terjadi seiring dengan dijualnya produk JS Saving Plan pada 2014 hingga 2018.

Produk ini menawarkan persentase bunga tinggi yang cenderung di atas nilai rata-rata berkisar 6,5% hingga 10%. Berkat penjualan produk ini, persero memperoleh pendapatan total dari premi sebesar Rp 53,27 triliun. [hpy]

Komentar

x