Find and Follow Us

Sabtu, 25 Januari 2020 | 19:51 WIB

Gugatan Pencemaran Popok di Kali Berantas, Kandas

Rabu, 11 Desember 2019 | 05:04 WIB
Gugatan Pencemaran Popok di Kali Berantas, Kandas
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak gugatan terkait pencemaran popok di kali brantas. Gugatan yang diajukan ditolak karena dianggap tidak sempurna.

Dalam putusannya, majelis hakim yang diketuai Jan Manoppo menyatakan bahwa gugatan yang diajukan penggugat belum masuk pada pokok perkara. Hal itu karena eksepsi yang diajukan pihak tergugat dinyatakan diterima.

"Menerima eksepsi dari tergugat, sehingga gugatan belum masuk pokok perkara," ujar hakim Jan Manoppo dalam amar putusannya, Selasa (10/12/2019).

Gugatan pencemaran popok di sungai Brantas sendiri dilayangkan oleh dua orang yakni Mega Mayang Kencana Riska dan Dermawanti. Sedangkan pihak tergugat adalah menteri KLHK, menteri PUPR, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas dan Gubernur Jatim.

Kuasa hukum penggugat, Rulli Mustika Adya mengaku akan berkoordinasi lagi dengan pihak penggugat yakni Mega Mayang Kencana Riska dan Dermawanti usai mendengarkan putusan majelis hakim tersebut. Ia menyebut jika memang keputusan itu tidak masuk akal, maka mereka akan melakukan banding.

"Kita akan koordinasi dengan pihak penggugat dalam hal ini diwakili oleh Mega Mayang dan Dermawanti. Kalau memang ini dirasa pertimbangan (majelis hakim) tidak masuk akal kita akan mengajukan banding," lugasnya usai persidangan. [beritajatim]

Komentar

x