Find and Follow Us

Rabu, 22 Januari 2020 | 04:43 WIB

Kritik Andi Arief Demokrat ke Hendry PDIP

Selasa, 10 Desember 2019 | 05:00 WIB
Kritik Andi Arief Demokrat ke Hendry PDIP
Politikus Demokrat Andi Arief
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat politik Rocky Gerung dipolisikan ke Bareskrim Polri, oleh Politikus PDI Perjuangan, Hendry Yosodiningrat lantaran menyebut Presiden Jokowi tak mengerti Pancasila. Hal tersebut kemudian dikritisi politikus Demokrat Andi Arief.

"Kawan-kawan PDIP yang sekarang ada dan mendapatkan posisi dalam partai dan kekuasaan -- mayoritas PDIP otot," cuit akun Twitter @AndiArief__, dikutip Senin (9/12/2019).

Dia menyayangkan, politikus PDI Perjuangan, Hendry Yosodiningrat mengambil langkah hukum dengan mempolisikan Rocky Gerung.

"Faksi otak tersingkir. Itu penjelasan kenapa preman seperti Hendriyosodiningrat melaporkan Rocky Gerung," tulisnya.

Seperti diketahui, statement soal Jokowi yang tak paham Pancasila itu disampaikan Rocky dalam tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One pada Selasa 3 Desember 2019 lalu.

Dia mengatakan bahwa tidak ada orang yang Pancasilais di Indonesia, termasuk Presiden Jokowi. Dia menilai, Jokowi hanya hafal Pancasila namun tak memahaminya. [wll]

Komentar

x