Find and Follow Us

Selasa, 21 Januari 2020 | 20:00 WIB

KPK Gelar Rangkaian Festival Film Antikorupsi

Oleh : Ivan Sethyadi | Senin, 9 Desember 2019 | 10:50 WIB
KPK Gelar Rangkaian Festival Film Antikorupsi
(inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar beberapa kegiatan sebagai rangkaian Anti-corruption Film Festival 2019 di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2019).

Film, lagu, puisi, dongeng, foto dan komik dan karya sejenis lainnya merupakan pendekatan penting yang dilakukan KPK sebagai upaya membangun nilai antikorupsi dengan pendekatan seni.

Menyentuh hati dan membuka pikiran melalui pendekatan ini kami pandang merupakan salah satu stategi dalam pencegahan korupsi, terutama ketika film2 yg diproduksi berangkat dari realitas di lingkungan masyarakat masing2. Semoga ke depan semakin banyak proses kreatif yang bergelut di isu antikorupsi ini. Di tengah sejumlah upaya untuk terus menyerang balik dan mengepung pemberantasan korupsi, maka konsolidasi kekuatan dan keteguhan bersama memberantas korupsi menjadi semakin penting.

Rangkaian ACFFest 2019 akan digelar dalam dua sesi. Sesi pertama terdiri dari pemutaran 4 Film Finalis ACFFest 2019, diskusi film bersama sutradara Gina S. Noer, dan pameran foto. Sesi pertama akan digelar pukul 14.30-17.30 WIB.

Sesi kedua akan digelar pada 18.30-22.00 WIB. Dalam sesi ini akan dilakukan penganugerahan dan pemutaran Film Terbaik dan Favorit Acffest 2019, teater Dongeng Kebangsaaan bersama Sutradara Garin Nugroho, Cornelia Agatha, Asmara Abigail, Endah Laras, Mia Ismi Choir.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan ACFFest 2019 dimulai sejak 28 Mei 2019. Seluruh proposal yang masuk dinilai oleh dewan juri, yaitu penulis naskah dan sutradara Jujur Prananto dan Yandy Laurens.

Juri menentukan 10 proposal film terbaik yang berhak menerima dana produksi dan asistensi dalam proses pembuatan film termasuk pemilihan talent. Sebelum proses produksi, peserta pemilik proposal terpilih wajib mengikuti movie camp dan coaching clinic selama 3 hari pada 9 - 11 September di Jakarta. Dalam sesi tersebut peserta diajak untuk membedah naskah film masing-masing dan teknik penyutradaraan yang akan digunakan bersama KPK dan dewan juri, yaitu Jujur Prananto dan Kamila Andini.

Selanjutnya, peserta diberikan waktu pada rentang 12 September hingga 25 November untuk melakukan proses produksi film sampai finishing. Pada tahapan ini peserta juga mendapatkan fasilitas online editing dan pendampingan mentor lokal di daerahnya masing-masing selama proses produksi film. [rok]

Komentar

x