Find and Follow Us

Selasa, 21 Januari 2020 | 20:11 WIB

Sandi Kepergok Bawa 990 Pil Koplo di Warung Kopi

Minggu, 8 Desember 2019 | 22:00 WIB
Sandi Kepergok Bawa 990 Pil Koplo di Warung Kopi
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Kediri - Aparat Polsek Mojoroto membekuk tiga warga asal Kabupaten Tulungagung di salah satu warung kopi di Jalan Merbabu Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto. Disaat bertransaksi pil dobel L alias pil koplo.

Ketiganya, adalah Sandi Udayana (32) asal Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung, Suyadi (38) asal Kecamatan Boyolangu, dan Mujianto (38) asal Kecamatan Campur Darat.

"Sebelum melakukan penangkapan, Unit Rekrim Polsek Mojoroto mendapat informasi mengenai transaksi narkotika di salah satu warung kopi, anggota pun segera melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, ada beberapa orang yng diduga melakukan transaksi dan akhirnya melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP)," kata
Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi, Minggu (8/12/2019).

Dari hasil penggeledahan, di dalam tas milik Sandi ditemukan ratusan pil yang diduga pil dobel L. Sandi mengaku mendapat pil tersebut dari Suyadi yang ternyata mendapat pil dari Mujianto.

"Jumlah pil yang dibawa Sandi ada 990 butir pil dobel L, sementara barang bukti yang disita dari Suyadi berupa uang tunai Rp 200.000 yang diduga hasil dari transaksi barang haram tersebut," ujarnya.

Sementara itu, kata AKP Kamsudi, dari Mujianto disita 35 pil dobel L serta dia kardus yang sebelumnya digunakan sebagai wadah pil dobel L. Ketiganya diduga melanggar Primer 196 yo Pasal 98 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

"Dalam pasal tersebut mengatur tindak pidana yaitu setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menjual, mengedarkan, membeli, menyimpan, menguasai atau menyediakan Pil Doubel L. Sementara, mereka berada di ruang tahanan Polsek Mojoroto untuk proses hukum lebih lanjut," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

x