Find and Follow Us

Selasa, 21 Januari 2020 | 14:08 WIB

Sumur Bor di Lamongan Tak Lagi Keluarkan Gas

Minggu, 8 Desember 2019 | 00:24 WIB
Sumur Bor di Lamongan Tak Lagi Keluarkan Gas
facebook twitter

INILAHCOM, Lamongan - Masih ingat dengan sumur bor warga Lamongan yang sempat mengeluarkan gas? Kini, sumur bor yang berada di Dusun Dokiyo, Desa Pasi, Kecamatan Glagah itu sudah tidak mengeluarkan tekanan gas seperti beberapa hari lalu.

Camat Glagah, Suwignyo pada wartawan mengatakan, perkembangan sumur bor di rumah Puri tersebut terus dipantau. Saat ini, kata Suwignyo, sumur sudah tidak lagi mengeluarkan tekanan gas seperti sepuluh hari sebelumnya.

"Sudah rendah tekanan gasnya dan tekanannya juga sangat kecil," kata Suwignyo, Sabtu (7/12/2019).

Aparat kecamatan, lanjut Suwignyo, sementara ini mencoba menutup permukaan pipa sumur menggunakan plastik dan saat ini plastik penutup sumur bor tersebut sudah tidak sampai terangkat lepas seperti sebelumnya. Jadi, kata Suwignyo, bisa dipastikan tekanan sumur gas itu tidak lagi mengeluarkan gas.

"Penutupan sumur bor pasti akan dilakukan jika sudah benar-benar aman," terang Suwignyo.

Suwgnyo memastikan, hingga saat ini pihak desa dan juga pemerintah masih terus memantau perkembangan sumur bor yang mengeluarkan gas yang ada di rumah milik Puri itu. Setiap hari, tandas Suwignyo, petugas dari desa maupun kecamatan selalu ada yang berjaga dan mengawasi sumur bor tersebut.

"Sesuai instruksi dari petugas terkait, perkembangan apapun yang ada di lokasi sumur bor tersebut akan kami laporkan," ungkapnya.

Meski sudah tak ada tekanan gas, lanjut Suwignyo, pihaknya belum berani mengambil keputusan untuk menutupnya. Penutupan sumur bor, aku Suwignyo, akan dilakukan jika sudah ada petunjuk dari Pertamina.

"Setiap 3 hari sekali selalu dipantau dari Pertamina," kata Suwignyo.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat juga memastikan sumur bor tersebut sudah aman. Selain gas sudah habis, semburan air juga tidak muncul lagi. Pemilik sumur juga telah menghentikan pengeboran air tanah tersebut.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, semburan air bercampur gas sudah habis, pengeboran juga telah dihentikan," katanya. [BeritaJatim]

Komentar

x