Find and Follow Us

Senin, 20 Januari 2020 | 00:48 WIB

Dua Penculik Bayi Digulung Polres Trenggalek

Oleh : Happy CH Karundeng | Sabtu, 7 Desember 2019 | 18:00 WIB
Dua Penculik Bayi Digulung Polres Trenggalek
Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak - (Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Trenggalek - Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pihaknya berhasil mengamankan dua orang tersangka penculik bayi bernama Danang Setyawan (16) dan Wulandari, warga Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek. Keduanya diamankan di rumahnya masing-masing.

"DN ini adalah tetangga korban, rumahnya di belakang rumah korban berjarak 50 meter. Sedangkan Wulan dulunya juga tetangga korban tapi sekarang tinggal di Ngares bersama suaminya," katanya, Sabtu (7/11/2019).

Pihak Polres sempat mengamankan tiga orang. Namun dari hasil pemeriksaan hanya mengarah pada DN dan Wulan. Barang Bukti diamankan sejumlah barang bukti bayi MSA yang berusia kurang satu bulan, alat komunikasi, serta daging.

Calvijn menjelaskan, dalam menjalankan aksinya kedua pelaku mempunyai peran yang berbeda-beda, DN merupakan eksekutor yang mengambilbayi, sedangkan Wulan merupakan inisiator yang menyuruh DN melakukan aksi penculikan.

"Aksi itu dilakukan pada subuh, pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu belakang yang kebetulan tidak dikunci karena ditinggal nenek korban ke Musallah" katanya.

Selanjutnya tersangka DN bergegas menuju ke kamar dan menculik MSA yang tengah tertidur pulas bersama kedua orang tuanya. Selanjutnya pelaku kabur melalui belakang rumah dan membawabayiitu dengan mengendarai sepeda motor.

"Saat itu Wulan sudah menunggu di dekat rumah tersangka DN dengan sepeda motor dan kemudian mereka berdua membawa bayi MSA ke Ngares," jelas Calvijn.

Calvijn menambahkan janji pemberian upah itu disampaikan tersangka Wulandari (20) kepada tersangka DN (16) melalui lisan serta aplikasi pesan WhatsApp.

"Otak penculikan menyampaikan akan memberi imbalan Rp 40 juta. Itu terucap secara lisan dan juga dikirim melalui WhatsApp. Namun pesan di WhatsApp sudah dihapus oleh pelaku," katanya. [hpy]

Komentar

x