Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 14:11 WIB

KPK Kecewa MA Kabulkan Kasasi Idrus Marham

Oleh : Ivan Setyadhi | Rabu, 4 Desember 2019 | 20:13 WIB
KPK Kecewa MA Kabulkan Kasasi Idrus Marham
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku kecewa mendengar putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) terhadap Idrus Marham, mantan Menteri Sosial, terdakwa kasus suap Proyek PLTU Riau-1.

Meski belum menerima salinan putusan kasasi yang 'menyunat' masa hukuman selama dua tahun itu, KPK menegaskan hukuman maksimal bagi pelaku korupsi penting untuk efek jera.

"Kalau dilihat, dibandingkan putusan dua tahun dengan putusan di tingkat banding apalagi dengan tuntutan KPK, tentu wajar bila kami sampaikan KPK cukup kecewa dengan turun secara signifikannya putusan di tingkat kasasi ini," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan.

Febri menyatakan, meski kecewa KPK secara kelembagaan tetap akan menghormati putusan tersebut. Saat salinan dari MA diterima, ia mengatakan pihaknya akan mempelajari dan akan menjalankan putusan tersebut. Akan tetapi, ia tidak dapat memastikan apakah ke depan KPK akan mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan Idrus.

"Belum ada pembahasan soal PK. Kami akan pelajari nanti salinan putusan dan akan kami laksanakan. meskipun tadi ada beberapa catatannya," tuturnya.

Febri pun menyoroti perihal visi institusi penegak hukum terkait pemaksimalan efek jera terhadap pelaku korupsi. KPK, kata dia, berharap pelaku korupsi dapat dijatuhkan hukuman semaksimal mungkin sesuai dengan perbuatannya.

"Ini yang harapannya bisa menjadi kontemplasi ke depan agar kerja yang dilakukan penyidik, penuntut umum, hakim di tingkat pertama, di tingkat kedua sampai di tingkat kasasi itu berada dalam visi yang sama soal pemberantasan korupsi," tukasnya.

Hukuman mantan Menteri Sosial itu 'disunat' menjadi 3 tahun pidana penjara, setelah sebelumnya mendapat hukuman 5 tahun dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. [adc]

Komentar

x