Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 06:34 WIB

Nipu, Masuk Fakultas Kedokteran Bayar Rp400 Juta

Rabu, 20 November 2019 | 05:15 WIB
Nipu, Masuk Fakultas Kedokteran Bayar Rp400 Juta
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Lumajang - Tim Cobra Polres Lumajang berhasil mengungkap kasus penipuan bermodus janji bisa memasukkan seseorang ke fakultas kedokteran di Pulau Bali.

Umariyah (21) warga Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilanggun ditangkap polisi usai menipu Hendri Istatok (42) warga Desa Yosowilanggun Kidul Kecamatan Yosowilanggun.

Informasi dihimpun di Mapolres Lumajang, Selasa (19/11/2019), terungkapnya kasus penipuan ini berawal dari laporan korban Hendri. Dia dijanjikan anaknya bisa masuk ke fakultas kedokteran di salah satu perguruan tinggi di Bali dengan membayar uang Rp. 400 juta.

Sayang, janji Umjariyah hanya angin lalu. Anak Hendri ditelantarkan dan berbagai janji disampaikan dengan alasan belum ada seleksi bagi mahasiswa baru.

Merasa ditipu, dia kemudian melapor ke Mapolsek Yosowilanggun dan dilakukan penangkapan pada pelaku di rumahnya. "Pelaku mengaku menipu korban lantaran ingin punya motor," kata Kapolres LUmajang, AKBP Arsal Sahban pada wartawan.

Masih kata dia, pelaku menipu korban lantaran ingin membeli motor baru dan dibuat foya-foya. Kemudian sisanya masih disimpan, rencana untuk mencari calo lain agar tetangganya bisa masuk ke kampus di Bali.

"Jadi dia masih mencari calo dan berkas pendaftaran kedokteran didapat dari google," paparnya.

Pelaku Umariyah mengaku dirinya nekat menipu tetanggnya itu lantaran memiliki uang banyak dan berniat mengkuliahkan putrinya. Bermodal nekat dan menyakinkan soal sebuah kampus kedokteran di Bali.

"Saya tidak bisa memasukan putrinya kuliah di kampus kedokteran," akunya di hadapan petugas.

Akibat perbuatanya, Umariyah dijerat pasal 378 KUHP tentan penipuan dan 263 KUHP terkait pemalsuan dokumen dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara.[BeritaJatim].

Komentar

x