Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 19:48 WIB

Perempuan Itu Minum Arak Sendirian

Selasa, 19 November 2019 | 09:00 WIB
Perempuan Itu Minum Arak Sendirian
(beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jombang - Seorang perempuan paruh baya digelandang ke kantor polisi karena kedapatan minum arak saat petugas menggelar patroli rutin. Dia adalah ETM (32), warga Desa Candimulyo, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Selanjutnya, ETM menjalani pemeriksaan di Polsek Jombang.

Kapolsek Jombang AKP Wilono mengatakan, patroli rutin dipimpin oleh Kanit Sabhara. Itu dilakukan untuk menciptakan kamtibamas (keamanan dan ketertiban masyarat). Nah, saat melintasi dam grujuk Desa Candimulyo, korps berseragam coklat mendapati seorang perempuan yang tengah duduk sendirian.

Petugas kemudian menghampiri. Curiga ada sesuatu yang tidak beres, polisi melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan barang bukti berupa 2/3 botol besar berisi kurang lebih satu liter sisa miras (minuman keras) jenis arak putih. Perempuan tersebut kemudian digelandang ke kantor polisi.

"Patroli rutin ini terus kita lakukan. Termasuk melakukan penggalangan ke desa-desa agar masyarakat dapat bersinergi dengan Polri. Mari bersama-sama memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif usai pemilihan Kepala Desa. Monitoring, penggalangan, serta imbauan setelah Pilkades agar selalu tercipta persaudaraan antar pendukung. Sehingga tidak menimbulkan perpecahan," ujar Wilono, Selasa (19/11/2019).

Kapolsek menambahkan, pada Senin malam pihaknya juga melakukan patroli ke sejumlah obyek vital, termasuk ATM BRI di Pasar Legi Jombang. Petugas juga memberikan imbauan kepada security bank yang akan melakukan piket malam, agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap hal-hal yang mencurigakan yang berpotensi menimbulkan aksi kejahatan.

"Patroli ini sebagai langkah polisi memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. Kami juga memerintahkan anggota untuk melakukan pengecekan melalui patroli baik di sekitar kantor bank maupun di beberapa ATM Center," pungkas mantan Kapolsek Mojowarno ini. [beritajatim]

Komentar

x