Find and Follow Us

Senin, 9 Desember 2019 | 23:59 WIB

Penyuap Eks Aspidum Kejati DKI Dituntut 4 Tahun

Oleh : Ivan Setyadhi | Selasa, 19 November 2019 | 05:07 WIB
Penyuap Eks Aspidum Kejati DKI Dituntut 4 Tahun
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur PT Java Indoland, Sendy Pericho dituntut hukuman empat tahun enam bulan penjara serta denda sebesar Rp250 juta subsidair enam bulan kurungan.

Selain Sendy, Jaksa juga menuntut Advokat Alfin Suherman dengan pidana tiga tahun penjara serta denda Rp250 juta subsidair enam bulan kurungan.

Sendy Pericho dan Alfin merupakan terdakwa penyuap mantan Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI, Agus Winoto.

"Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini, menyatakan terdakwa Sendy Pericho dan Alfin Suherman terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata Jaksa KPK Wawan Yunarwanto membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).

Jaksa meyakini, Sendy Pericho dan Alfin Suherman bersama-sama menyuap mantan Aspidum Kejati DKI Agus Winoto dan seorang Jaksa Kejati DKI Arih Wira Suranta.

Kendati demikian, Jaksa mengabulkan permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan Alfin Suherman. Jaksa menilai, keterangan Alfin sejak penyidikan hingga penuntutan dapat mengungkap adanya pelaku lain.

"Sikap terdakwa Alfin Suherman sangat kooperatif dalam memberikan keterangan di persidangan ini haruslah diapresiasi dan selayaknya menjadi alasan yang meringankan tuntutan pidana sehingga melahirkan tuntutan pidana adil," ucap Jaksa Wawan.

Dalam perkara ini, Sendy dan Alfin diduga telah menyuap Agus Winoto dan Arih Wita sebesar Rp350 juta. Suap tersebut disinyalir untuk memuluskan penanganan perkara yang sedang berproses di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Menurut Jaksa, suap dari Sendy dan Alfin diberikan kepada Agus dan Arih melalui melalui Kasubsi Penuntutan Kejati DKI Yadi Herdianto dan Kasi Kamnegtibum TPUL Kejati DKI Jakarta Yuniar Sinar Pamungkas.

Dalam hal ini, Alfin merupakan pengacara dari Sendy. Sendy sendiri adalah orang yang sedang berperkara terkait penipuan dan penggelapan dana operasional perusahaan Chaze Trade, yang diduga dilakukan oleh Hary Suwanda dan Raymond.

Awalnya, kasus penipuan dan penggelapan dana ini berproses di kepolisian. Kemudian, polisi melimpahkan perkara itu ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang kemudian disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Suap yang diberikan Alfin dengan Sendy ditujukan kepada Jaksa Arih yang menyidangkan kasus penipuan dan penggelapan tersebut. Untuk memperlancar keinginan Alfin dan Sendy, Agus Winoto turut membantu Jaksa Arih.

Komentar

x