Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 06:29 WIB

Polisi Terus Buru Jaringan Teroris Medan

Selasa, 19 November 2019 | 04:14 WIB
Polisi Terus Buru Jaringan Teroris Medan
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agus Andrianto
facebook twitter

INILAHCOM, Medan - Polisi terus mengembangkan penyelidikan atas ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolresrtabes Medan pada Rabu 13 November 2019 kemarin.

Hingga Senin (18/11/2019) siang, sudah 23 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Jumlah itu setelah sebanyak lima orang berhasil ditangkap pada Minggu sehari sebelumnya.

"Jadi total ada 23 tersangka. Kemarin 18 orang. Sekarang nambah 5 orang lagi. Dari 5 tersangka baru itu, 2 diantaranya menyerahkan diri ke Polsek Hamparan Perak," ucap Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agus Andrianto.

Saat ditanya apakah ada tersangka yang berhasil melarikan diri saat upaya penyergapan dilakukan oleh Polisi, Agus mengaku tidak ada. Namun ia mengaku saat ini pihaknya masih mengembangkan penyelidikan kepada semua pihak yang terlibat dengan kelompok teror yang beraksi di Mapolrestabes Medan itu.

"Sementara belum (melarikan diri). Tapi dari hasil pengembangan, siapapun yang masuk dalam kelompok ini akan dilakukan upaya hukum. Itu untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," tandasnya.

Dari kelima tersangka baru ini polisi berhasil menyita senjata api rakitan, senapan angin, anak panah dan senjata tajam jenis sangkur.

Dari 23 tersangka itu, lanjut Agus, 3 diantaranya meninggal dunia. Sementara 20 lainnya kini ditahan di Mako Brimob Polda Sumut dan Mapolda Sumatera Utara.

Namun Agus masih enggan menyebutkan para tersangka yang sudah ditetapkan. Ia meminta awak media bersabar, hingga nantinya penyelidikan dirampungkan.

"Nanti rencananya Divisi Humas Mabes Polri yang akan menyampaikan. Apakah di Medan atau di Jakarta," terang Agus.

Komentar

x