Find and Follow Us

Selasa, 10 Desember 2019 | 00:00 WIB

Waspada! Uang Palsu Bekasi Beredar di Malang

Senin, 18 November 2019 | 20:12 WIB
Waspada! Uang Palsu Bekasi Beredar di Malang
(Foto: inilahcom/Ilustrasi)
facebook twitter

INILAH.COM, Malang - Tim Satuan Reserse Kriminal Polres meringkus tersangka pengedar uang palsu senilai lebih dari Rp 20 juta lebih. Pelaku atas nama Sarmin alias Minto (64), warga Desa Ngemplak, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kepala Reserse Kriminal Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, pelaku sudah dua kali tertangkap Polres Malang atas kasus peredaran uang palsu tahun 2012 lalu.

"Tersangka Minto ini sudah pernah masuk penjara tahun 2012 lalu. Kasusnya sama, membawa dan mengedarkan uang palsu di wilayah hukum Polres Malang," ungkap Andaru, Senin (18/11/2019) sore.

Menurut Andaru, uang palsu senilai Rp 20,8 juta hendak diedarkan ke wilayah hukum Polres Malang. Saat itu, tersangka sudah mengedarkan uang pecahan seratus ribu rupiah di SPBU Sukoraharjo, Kepanjen.

"Dari informasi masyarakat, kemudian kita selidiki hingga pelaku tertangkap. Barang bukti yang kita sita berupa 174 lembar uang palsu pecahan seratus ribu rupiah. Termasuk puluhan uang palsu pecahan lima puluh ribu rupiah," terang Andaru.

Mantan Kasatreskrim Polres Gresik ini melanjutkan, ciri-ciri yang mudah dikenali dari uang palsu yang dibawa tersangka, warnanya pudar. Tidak ada benang dan nomer seri banyak kesamaan.

"Kami berharap masyarakat tidak mudah tertipu. Karena bentuk uang palsu ini terlihat sangat pudar. Semoga masyarakat bisa mengenali ciri-ciri uang palsu. Sehingga tidak ada korban dari perbuatan tersangka ini," beber Andaru.

Ia menambahkan, uang palsu dibeli tersangka dari Bekasi. Modusnya, pelaku mentransfer uang asli sebanyak Rp 5 juta untuk memperoleh Rp 21 juta uang palsu.

"Tersangka kita jerat pasal 36 ayat 2 junto pasal 26 UU nomer 7 tahun 2011 tentang mata uang. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara," Andaru mengakhiri. [beritajatim]

Komentar

x