Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 06:26 WIB

Bandingkan Nabi dengan Sukarno

Wasekjen MUI Sesalkan Pidato Sukmawati

Minggu, 17 November 2019 | 13:13 WIB
Wasekjen MUI Sesalkan Pidato Sukmawati
Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Misbahul Ulum - (Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Misbahul Ulum mengaku menyayangkan pidato Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno.

"Secara pribadi saya menyesalkan kekurangpekaan Ibu Sukmawati terhadap hal-hal yang sensitif, khususnya terhadap umat Islam," kata Misbahul kepada wartawan, Minggu (17/11/2019).

Misbahul mengatakan MUI sendiri belum bersikap atas pidato Sukmawati yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno. Pidato Sukmawati itu harus dianalisis berbagai aspek.

"Mengingat kejadian ini bukan yang pertama kali," ujarnya.

Sukmawati dilaporkan oleh Korlabi ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama terkait ucapannya yang membandingkan Sukarno dengan Nabi Muhammad SAW. Kemudian Forum Pemuda Muslim Bima (FPMB) juga melaporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri. Sukmawati dilaporkan atas dugaan penistaan agama, Pasal 156a KUHP juncto Pasal 28 ayat (2) UU ITE.

Sukmawati sendiri membantah jika dikatakan menistakan agama terkait ucapannya yang menyinggung Nabi Muhammad SAW.

Sebelumnya dalam video yang viral. Sukmawati berbicara dalam forum diskusi bertajuk 'Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme' pada Senin (11/11).

"Sekarang saya mau tanya semua, yang berjuang di abad 20 itu Yang Mulia Nabi Muhammad apa Ir Sukarno, untuk kemerdekaan? Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau jawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini," tanya Sukmawati seperti dalam video yang viral.

"Di abad 20, yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia itu Nabi Yang Mulia Muhammad atau Ir Sukarno? Tolong jawab, silakan anak-anak muda, saya mau tahu jawabannya, ayo jawab, nggak ada yang berani? Saya mau yang laki-laki, kan radikalis banyaknya laki-laki," lanjutnya.

Pernyataan kontroversial Sukmawati ini bukan kali pertama. Sebelumnya ia berkomentar mengenai suara adzan. [fad]

Komentar

x