Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 06:29 WIB

Lapas Klas IIB Mojokerto Disebut 'Overload'

Oleh : Happy CH Karundeng | Minggu, 17 November 2019 | 04:05 WIB
Lapas Klas IIB Mojokerto Disebut 'Overload'
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Mojokerto - Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Timur, Pargiyono mengatakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto kelebihan kapasitas. Namun diakui kondisi ini terjadi di seluruh Lapas dan Rutan di Jawa Timur.

"Di dalam overload itu, kita harus siap lagi untuk menghadapi segala problem yang timbul. Karena ketika sebuah lapas atau rutan tersebut overload, maka layanan apapun tidak akan maksimal," katanya saat berkunjung ke Lapas Klas IIB Mojokerto, Sabtu (16/11/2019).

Pargiyono mencontohkan dalam layanan kunjungan. Jika di dalam Lapas atau Rutan tidak overload maka satu warga binaan bisa dikunjungi keluarganya satu hingga dua jam. Tapi karena overload, tempat kunjungan terbatas sehingga waktunya dibagi dengan keluarga dari warga binaan yang lain.

"Misal, satu orang menjadi 30 menit. Ya mohon maaf, bukan kita pelit tapi seperti itulah supaya semua terlayani. Kemudian layanan air misalnya, bisa jadi air yang kita suplay ke warga binaan sudah menurut ukuran kita cukup tapi padatnya penghuni menganggap tidak cukup lagi," katanya.

Sehingga pihaknya hanya bisa menyampaikan ke warga binaan agar bisa menerima apa adanya, berbagi dan tidak menjadikan air sebagai sumber konflik. Selain itu kebersihan dengan berbagai latar belakang, menjadi tanggungjawab peran pegawai.

"Pelayanan tempat untuk duduk, tidur, itu juga sama sekali tidak nyaman karena berdesak-desakan. Untuk pegawai lapas maupun rutan, kita juga tidak bisa serta merta menambahkan, tapi memaksimalkan program pembinaan yang bisa membuat warga binaan bisa lebih cepat bebas," tuturnya. [beritajatim]

Komentar

x