Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 16:09 WIB

Gibran di Pilwako Solo, Politik Aji Mumpung

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 12 November 2019 | 12:43 WIB
Gibran di Pilwako Solo, Politik Aji Mumpung
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Analis politk UNJ Ubedillah Badrun menilai niat mencalonkan diri dalam Pilwako Solo adalah hak politik putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka sebagai warga negara Indonesia.

"Gibran Rakabuming berniat mencalonkan dirinya menjadi calon wali kota Solo itu hak politik, tidak ada larangan secara konstitusional maupun dalam pandangan demokrasi," katanya kepada INILAHCOM, Senin (11/11/2019).

Meski demikian, ia menilai langkah Gibran terkesan masuk dalam kategori politik aji mumpung. Ia terkesan memanfaatkan posisi politis ayahnya sebagai presiden untuk maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.

"Namun niat pencalonan itu tidak bisa menafikan kesan apa yang disebut politik aji mumpung. Kesan memanfaatkan pengaruh kekuasaan ayah nya adalah kesan sosiologis yang tidak bisa dihindari meskipun Gibran mungkin tidak berniat memanfaatkan kekuasaan ayahnya," ulasnya.

Diberitakan sebelumnya, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka menyebutkan dirinya tetap bakal maju Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kota Surakarta 2020 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Saya sudah mendaftar ke PDIP, dan saya tidak pernah sekalipun, dimanapun, serta siapa pun bilang kalau saya akan maju calon Wali Kota Surakarta melalui independen. Saya sudah mendaftarkan kartu tanda anggota (KTA) PDIP, dan menjadi kader akan tetap maju Pilkada Kota Surakarta melalui PDIP," kata Gibran seperti dikutip dari Antara, Sabtu (19/10).

Menurut Gibran dirinya sudah bertemu beberapa orang senior PDIP di pusat. Dari pertemuan tersebut, dirinya diberi tahu bahwa sesuai aturan masih berkesempatan untuk mendaftarkan diri lewat DPD atau DPP PDIP.

Salah satu isu yang mulai wara-wiri jelang menjabat di periode kedua adalah soal bayang-bayang godaan membentuk dinasti politik. Isu tersebut muncul ketika putra sulungnya, Gibran Rakabuming, mendaftar sebagai kader PDIP dan beriktikad menjadi calon Wali Kota Solo pada Pilkada serentak 2020.

Ditambah menantunya, Bobby Nasution juga mengisyaratkan bakal maju dalam Pilkada Kota Medan 2020. Dia mengaku sudah mengantongi restu dai Jokowi.

Gibran Rakabuming Raka sendiri sudah angkat bicara soal isu dinasti politik yang muncul terkait rencananya maju sebagai Calon Wali Kota Solo di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Gibran mengatakan, dirinya tidak berpikir soal dinasti politik karena terjunnya ia ke politik pun hanya karena niat untuk menghidupi orang lebih banyak lagi.

"Orang bilang, kenapa Mas kamu enggak nunggu Bapak selesai jadi Presiden dulu? Kelamaan. Ya momennya itu sekarang (maju Pilkada)," kata Gibran saat menjadi pembicara dalam acara talkshow Banteng Muda Indonesia (BMI) di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/11/2019).

"Mungkin orang bilang dinasti politik segala macam. Saya kan ikut kontestasi, bisa dipilih bisa tidak. Bisa kalah, bisa menang. Kalau dinasti politik, mungkin saya kemarin minta jadi menteri atau apa saja," lanjut dia. [rok]

Komentar

x