Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 16:11 WIB

Gibran ke Pilwako Solo Karena Posisi Jokowi?

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 12 November 2019 | 12:20 WIB
Gibran ke Pilwako Solo Karena Posisi Jokowi?
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Politikus PKS Nasir Djamil mengatakan persoalan memilih dan dipilih dalam konteks berpolitik di Indonesia memanglah hak dari setiap warga negara. Namun, menurutnya, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, belum waktunya ikut dalam kontestasi politik Pilwako Solo.

"Meskipun itu hak setiap orang untuk dipilih dan memilih, saya menilai Gibran belum layak dan patut untuk menjadi bakal calon walikota," katanya kepada INILAHCOM, Senin (11/11/2019).

Ia pun menduga langkah Gibran tersebut dilakukan karena faktor bayang-bayang ayahnya sebagai presiden republik Indonesia.

"Saya menduga bahwa niatnya ingin maju sebagai calon walikota solo lebih disebabkan karena posisi ayahnya yang juga seorang presiden saat ini," ulasnya.

Diberitakan sebelumnya, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka menyebutkan dirinya tetap bakal maju Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kota Surakarta 2020 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Saya sudah mendaftar ke PDIP, dan saya tidak pernah sekalipun, dimanapun, serta siapa pun bilang kalau saya akan maju calon Wali Kota Surakarta melalui independen. Saya sudah mendaftarkan kartu tanda anggota (KTA) PDIP, dan menjadi kader akan tetap maju Pilkada Kota Surakarta melalui PDIP," kata Gibran seperti dikutip dari Antara, Sabtu (19/10).

Menurut Gibran dirinya sudah bertemu beberapa orang senior PDIP di pusat. Dari pertemuan tersebut, dirinya diberi tahu bahwa sesuai aturan masih berkesempatan untuk mendaftarkan diri lewat DPD atau DPP PDIP.

Salah satu isu yang mulai wara-wiri jelang menjabat di periode kedua adalah soal bayang-bayang godaan membentuk dinasti politik. Isu tersebut muncul ketika putra sulungnya, Gibran Rakabuming, mendaftar sebagai kader PDIP dan beriktikad menjadi calon Wali Kota Solo pada Pilkada serentak 2020.

Ditambah menantunya, Bobby Nasution juga mengisyaratkan bakal maju dalam Pilkada Kota Medan 2020. Dia mengaku sudah mengantongi restu dai Jokowi.

Gibran Rakabuming Raka sendiri sudah angkat bicara soal isu dinasti politik yang muncul terkait rencananya maju sebagai Calon Wali Kota Solo di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Gibran mengatakan, dirinya tidak berpikir soal dinasti politik karena terjunnya ia ke politik pun hanya karena niat untuk menghidupi orang lebih banyak lagi.

"Orang bilang, kenapa Mas kamu enggak nunggu Bapak selesai jadi Presiden dulu? Kelamaan. Ya momennya itu sekarang (maju Pilkada)," kata Gibran saat menjadi pembicara dalam acara talkshow Banteng Muda Indonesia (BMI) di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/11/2019).

"Mungkin orang bilang dinasti politik segala macam. Saya kan ikut kontestasi, bisa dipilih bisa tidak. Bisa kalah, bisa menang. Kalau dinasti politik, mungkin saya kemarin minta jadi menteri atau apa saja," lanjut dia. [rok]

Komentar

x