Find and Follow Us

Selasa, 10 Desember 2019 | 08:00 WIB

Politik Dinasti Jokowi ke Gibran di Solo Hal Wajar

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 11 November 2019 | 18:13 WIB
Politik Dinasti Jokowi ke Gibran di Solo Hal Wajar
Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe menilai memang wajar jika putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka maju dalam kontestasi politik Pilwako Solo. Itu adalah hak politik yang dimiliki setiap warga negara Indonesia.

"Saya kira semua warga negara punya hak yang sama dalam politik, sama halnya dengan Gibran itu dia punya hak poltik," katanya kepada INILAHCOM, Senin (11/11/2019).

Meski demikian ia menilai, akselerasi Gibran ini justru sangat kental dengan dugaan mengalirnya dinasti politik Jokowi. Apalagi jika GIbran memang maju bukan secara pribadi tapi tetap dalam bayang-bayang ayahnya sebagai Presiden.

"Yang menjadi soalnya apakah dia maju karena ayahnya kepala negara atau karena ada niatan personal, kan belum tentu dia maju kalau ayahnya bukan kepala negara atu pejabat penting. Hal itulah yang menimbulkan polemik di tengah masyarakat yang berujung pada ksimpulan mereka sdg membangun politik dinasti," ulasnya.

Diberitakan sebelumnya, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka menyebutkan dirinya tetap bakal maju Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kota Surakarta 2020 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Saya sudah mendaftar ke PDIP, dan saya tidak pernah sekalipun, dimanapun, serta siapa pun bilang kalau saya akan maju calon Wali Kota Surakarta melalui independen. Saya sudah mendaftarkan kartu tanda anggota (KTA) PDIP, dan menjadi kader akan tetap maju Pilkada Kota Surakarta melalui PDIP," kata Gibran seperti dikutip dari Antara, Sabtu (19/10/2019).

Menurut Gibran dirinya sudah bertemu beberapa orang senior PDIP di pusat. Dari pertemuan tersebut, dirinya diberi tahu bahwa sesuai aturan masih berkesempatan untuk mendaftarkan diri lewat DPD atau DPP PDIP.

Salah satu isu yang mulai wara-wiri jelang menjabat di periode kedua adalah soal bayang-bayang godaan membentuk dinasti politik. Isu tersebut muncul ketika putra sulungnya, Gibran Rakabuming, mendaftar sebagai kader PDIP dan beriktikad menjadi calon Wali Kota Solo pada Pilkada serentak 2020.

Ditambah menantunya, Bobby Nasution juga mengisyaratkan bakal maju dalam Pilkada Kota Medan 2020. Dia mengaku sudah mengantongi restu dai Jokowi.

Gibran Rakabuming Raka sendiri sudah angkat bicara soal isu dinasti politik yang muncul terkait rencananya maju sebagai Calon Wali Kota Solo di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Gibran mengatakan, dirinya tidak berpikir soal dinasti politik karena terjunnya ia ke politik pun hanya karena niat untuk menghidupi orang lebih banyak lagi.

"Orang bilang, kenapa Mas kamu enggak nunggu Bapak selesai jadi Presiden dulu? Kelamaan. Ya momennya itu sekarang (maju Pilkada)," kata Gibran saat menjadi pembicara dalam acara talkshow Banteng Muda Indonesia (BMI) di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/11/2019).

"Mungkin orang bilang dinasti politik segala macam. Saya kan ikut kontestasi, bisa dipilih bisa tidak. Bisa kalah, bisa menang. Kalau dinasti politik, mungkin saya kemarin minta jadi menteri atau apa saja," lanjut dia. [adc]

Komentar

x