Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 03:42 WIB

Bamsoet Maju Caketum Dinilai Kontra Produktif

Sabtu, 9 November 2019 | 09:36 WIB
Bamsoet Maju Caketum Dinilai Kontra Produktif
Bambang Soesatyo
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Syamud Basri Ngabalin mengatakan Presiden Joko Widodo meminta agar Golkar tetap menjaga soliditas partai.

Hal tersebut diutarakan Jokowi saat acara HUT Golkar di Hotel Sultan pada Rabu (6/11/2019) lalu.

Saat itu Jokowi menegaskan Partai Golkar saat ini adalah tulang panggung pemerintahan Jokowi-Maruf Amin. Jika terjadi goncangan sedikit di Golkar bisa berakibat goncang pula pemerintah.

"Ucapan Jokowi mengenai soliditas dan komitmen merupakan pesan terhadap seluruh kader Partai Golkar, khususnya kepada Bambang Soesatyo yang juga menghadiri perayaan HUT ke-55 Partai Golkar," ujar Basri.

Menurut dia, Jokowi memberikan peringatan kepada Golkar agar tetap solid, tentu tahu adanya komitmen Bambang Soesatyo untuk mendukung Airlangga Hartarto sebagai ketua umum. Ia meyakini Jokowi paham bahwa Bamsoet tidak akan lagi maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar, apalagi setelah didorong dan dijadikan sebagai Ketua MPR RI.

Langkah-langkah politik yang dilakukan Airlangga tersebut menurut Basri, adalah sebuah proses untuk membuat Golkar solid dan tidak mengalami goncangan.

"Kini, Bambang Soesatyo harus menyadari ambisinya tetap maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar bukan hanya mengingkari komitmen terhadap partai dan Airlangga Hartarto secara pribadi, tetapi juga akan mengganggu soliditas partai Golkar dan pemerintahan Jokowi-Maruf Amin," ujar Basri.

Basri juga mengingatkan bahwa ambisi dari Bambang Soesatyo menantang Airlangga Hartarto di Munas bisa menjadi tidak terkendali. "Jika menggunakan penalaran yang wajar, ambisi tersebut dapat merusak relasi Partai Golkar dengan Pak Jokowi dan akan menjadi titik mulainya goncangan terhadap pemerintah," jelasnya.

Oleh karena itu Basri berharap, kepada semua kader terbaik Golkar untuk menjaga solidaritas dan komitmen membesarkan Partai Golkar. "Peran dan kepedulian pak Jokowi pada Partai Golkar telah menjadikan dan memberikannya hak untuk ikut menentukan kebesaran Partai Golkar. Pak Jokowi adalah kita," ungkapnya. [ton]

Komentar

x