Find and Follow Us

Selasa, 10 Desember 2019 | 21:48 WIB

Potensi Konflik Kepentingan

Jokowi Dinilai Perlu Bentuk Tim Khusus Relawan

Oleh : Willi Nafie | Jumat, 8 November 2019 | 16:02 WIB
Jokowi Dinilai Perlu Bentuk Tim Khusus Relawan
Ketua Perjuangan Rakyat Nusantara, KP. Norman - (Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Koalisi partai pendukung Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), diprediksi bakal pecah ditengah jalan. Sehingga mempengaruhi kinerja Presiden Jokowi 5 tahun kedepan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, dibutuhkan peran relawan ikut mengawal dan membantu Jokowi dalam mensukseskan janji-janji saat kampanye. Namun, meski dibentuk khusus oleh Presiden Jokowi dan anggotanya dari perwakilan setiap relawan-relawan yang sudah giat bekerja memenangkan Jokowi selama dua priode.

"Usai dapat legalitas dari Presiden tim ini nantinya mengerahkan seluruh akar rumput relawan untuk bekerja dibawah. Kan banyak pekerjaan di lapangan seperti mengawasi implementasi dana di desa-desa. Bantu memanajemen mengaudit kebocoran dana APBD APBN," kata Ketua Perjuangan Rakyat Nusantara, KP. Norman, kepada INILAHCOM, Jumat (8/11/2019)

Menurut Norman, apabila Jokowi membentuk tim khusus relawan, dipastikan program-program pemerintah bakal berjalan maksimal meski ada gejolak antar parpol dalam koalisi karena konflik kepentingan. Mengingat, relawan sudah teruji soal ikut membantu Presiden Jokowi.

"Pembentukan tim khsusus relawan untuk membantu Jokowi ini semestinya harus dibuat. Kalau soal kesetian relawan sudah teruji menangkan jokowi sampai 2 kali presiden loh. Orang kerja dari hati, tanpa dibayar pun tetap semangat," tutupnya. [hpy]

Komentar

x