Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 03:51 WIB

Banding Diterima, Pengadilan Potong Hukuman Dhani

Kamis, 7 November 2019 | 22:40 WIB
Banding Diterima, Pengadilan Potong Hukuman Dhani
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAH.COM, Surabaya - Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya menghukum tiga bulan dengan masa percobaan enam bulan pada musisi Ahmad Dhani Prasetyo setelah pentolan Dewa 19 ini mengajukan banding.

Vonis ini tentunya jauh lebih ringan dibandingkan dengan vonis yang dijatuhkan oleh PN Surabaya yakni satu tahun enam bulan.

Meskipun sependapat dengan hakim tingkat pertama yang menyatakan suami dari Mulan Jameela bersalah atas kasus video vlog Idiot" namun hakim Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur tak sependapat dengan besarnya hukuman yang dijatuhkan.

Dalam amar putusan yang dimuat pada sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Surabaya, perkara dengan nomor 1272/PID.SUS/2019/PT SBY ini, diputuskan oleh tiga majelis hakim yang diketuai oleh PH Hutabarat, dan dua hakim anggota, Agus Jumardo dan RR Suryowati. Putusan tersebut dikeluarkan pada Rabu (6/11/2019) kemarin.

Dalam putusan itu, hakim menyatakan menerima permintaan banding dari Dhani Ahmad Prasetyo dan Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Surabaya tersebut, serta mengubah putusan Pengadilan Negeri Surabaya tanggal 11 Juni 2019 Nomor 275/Pid.Sus/2019/PN Sby.

Berikut kutipan putusan banding yang diambil dari SIPP PN Surabaya :

"Menyatakan terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan pencemaran nama baik,".

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 3 (tiga) bulan. Menetapkan bahwa pidana tersebut tidak perlu dijalani kecuali jika dikemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain disebabkan karena terdakwa melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan selama 6 (enam) bulan berakhir,".

Winarko, salah seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kasus Ahmad Dhani ini mengaku belum mengetahui putusan banding tersebut.

""Belum tahu, besok saya akan cek dan akan laporkan ke pimpinan," ujar Winarko.

Terpisah, Penasehat Hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian menyatakan belum menerima petikan putusan hakim Pengadilan Tinggi. Meski demikian, ia pun menyatakan mengapresiasi putusan hakim, yang menurunkan hukuman Ahmad Dhani, dari satu tahun penjara menjadi 3 bulan penjara 6 bulan percobaan.

"Saya belum terima petikan putusannya. Besok akan saya ambil dan saya mengapresiasi putusan tersebut. Saya masih akan konsultasikan dulu dengan Dhani di Cipinang," ujar Aldwin.

Ahmad Dhani didakwa telah melakukan perbuatan yang melanggar Undang-Undang ITE, Pasal 27 ayat 3, terkait dengan ujaran idiot dalam vlog yang disampaikannya di Hotel Mojopahit Surabaya. Ancaman pidana dalam pasal 27 ayat 3 ini, paling lama adalah 6 tahun penjara. [beritajatim]

Komentar

x