Find and Follow Us

Rabu, 11 Desember 2019 | 01:00 WIB

Cerita Tito Sempat Dibuat Pusing Saat Jadi Kapolri

Oleh : M Yusuf Agam | Rabu, 6 November 2019 | 13:14 WIB
Cerita Tito Sempat Dibuat Pusing Saat Jadi Kapolri
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian bercerita perjalanan tugasnya selama menjadi Kapolri tidaklah mudah. Tito yang kini menjadi Mendagri mengaku dibuat pusing terkait jumlah pangkat Komisaris Besar (Kombes) yang akan naik ke Jenderal.

Tito menjabat sebagai Kapolri selama tiga tahun tiga bulan sejak 13 Juli 2016 hingga 22 Oktober 2019.

"Tugas sebagai Kapolri, dirasa cukup berat. Tapi alhamdulillah tiga tahun, tiga bulan itu dapat dilalui dengan baik," kata Tito dalam Upacara Pisah Sambut, di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/11/2019).

Tito meminta maaf jika selama menjabat Kapolri tidak bisa menyenangkan semua pihak di internalnya, salah satunya tekait kenaikan pangkat dari Kombes ke Jenderal bintang 1. Tito minta maaf jika ada seniornya yang masih belum dinaikan pangkatnya.

"Saya hadapi persoalan internal, yaitu ledakan Kombes ini yang berkali-kali saya sampaikan ke teman-teman. Saya nggak tahu ada senior atau tidak, kalau ada senior saya minta maaf kalau ada salah," ucap Tito.

Tito menjelaskan bahwa ledakan kenaikan pangkat dari Kombes ke Jenderal bintang 1 memang cukup menyita pikirannya. Sebab, antrian perwira berpangkat Kombes yang menunggu pecah bintang berbanding terbalik dengan jenderal yang pensiun setiap tahunnya.

"Angkatan '88 ada lebih 400 yang lulus, nah ini membuat ledakan Kombes, itu yang membuat saya jujur cukup pusing sampai hari ini, dan saya serahkan hal pusing saya ke Pak Idham, iya, karena nggak bisa memuaskan semua orang," ujar Tito.

"Angkatan '88 ada lebih 400 yang lulus, nah ini membuat ledakan Kombes, itu yang membuat saya jujur cukup pusing sampai hari ini, dan saya serahkan hal pusing saya ke Pak Idham, iya, karena nggak bisa memuaskan semua orang," sambung dia.

Kini tongkat estafet kepemimpinan Kapolri sudah diemban Jenderal Idham Azis. Jenderal Idham akan mengemban tugasnya sebagai Kapolri sebelum pensiun pada Januari 2021. [adc]

Komentar

x