Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 07:01 WIB

Berpotensi Seret Airlangga

KPK Seolah Tak Berdaya Sentuh Mekeng

Selasa, 5 November 2019 | 22:01 WIB
KPK Seolah Tak Berdaya Sentuh Mekeng
mantan Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Melchias Marcus Mekeng - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Meski sudah dicekal dan empat kali dipanggil KPK, mantan Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Melchias Marcus Mekeng belum juga memenuhi panggilan pemeriksaan KPK terkait kasus suap PLTU Riau-1. KPK pun belum berencana menjemput paksa Mekeng, meski yang bersangkutan sudah memenuhi syarat untuk itu.

"Kenapa KPK seolah tidak berdaya menghadapi Mekeng? Apakah karena Mekeng dikenal dekat Ketum Golkar yang juga Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto? Jangan sampai publik bertanya-tanya soal ini," ujar Majelis PBHI Jakarta (Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia) Poltak Agustinus Sinaga, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Dia mendesak KPK mengusut tuntas kasus suap yang sudah memvonis bersalah tiga terdakwa yakni Johannes Budisutrisno Kotjo (pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd) dan terdakwa penerima suap, Eni Saragih (eks Komisi VII DPR), dan Idrus Marham (eks Mensos).

"KPK juga harus mengungkap isi pertemuan 3 terdakwa (Eni, Kotjo dan Idrus) bersama Mekeng dan Airlangga di rumah Airlangga," katanya.

Dia menjelaskan, dalam BAP, Eni mengakui pertemuan di rumah Airlangga tersebut membahas sejumlah proyek, termasuk PLTU Riau-1. Bahkan, masih dalam BAP-nya, Eni mengungkapkan Airlangga tertarik dengan peluang proyek yang disebut Kotjo bisa menghasilkan uang cepat tersebut. KPK juga belum pernah memeriksa Airlangga.

"Di ujung masa baktinya, Pimpinan KPK Agus Rahardjo cs harus menunjukkan bukti pada publik bahwa mereka tidak gentar mengusut kasus korupsi, sekalipun harus memeriksa orang yang berada di pusat kekuasaan, seperti menteri," katanya. [rok]

Komentar

Embed Widget
x