Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 06:57 WIB

Tas Louis Vuitton Malapetaka Keluarga Wahid Husen

Selasa, 5 November 2019 | 14:25 WIB
Tas Louis Vuitton Malapetaka Keluarga Wahid Husen
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah tas merek Louis Vuitton terkait kasus suap yang menjerat Kalapas Sukamiskin menjadi petaka bagi keluarga Wahid Husen. Sang istri saat ini harus berjuang untuk melanjutkan hidup keluarga.

Kenyataan pahit itulah yang saat ini dirasakan Dian A, 39, istri Wahid Husen yang harus memenuhi kebutuhan hidup keluarga dengan berjualan. Anaknya yang masih duduk di bangku SMA juga harus menanggung beban. Hal itu dijalani setelah Wahid ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah uang pemulus yang diberikan warga binaan Fahmi Darmawansyah.

Seperti satu unit tas merek Louis Vuitton yang didalam persidangan disebut-sebut. Uang Rp39,5 juta yang juga disebar, serta beberapa barang lainnya dijadikan barang bukti.

Pascavonis majelis hakim dengan 8 tahun penjara, Dian A harus menelan pil pahit. Setiap hari ibu tiga anak ini mencoba mengais rejeki dengan berjualan. "Sekarang saya kegiatan jualan nasi uduk, kadang jual yoghurt, mengerjakan orderan menjahit," ujar Dian.

Semua itu dijualnya ke kerabat-kerabat, saudara di kantor-kantor teman, dengan dijual seharga Rp20 ribu. "Yang penting bisa untuk melanjutkan hidup, karena tulang punggung yang dirumah kan sudah nggak ada lagi," ungkapnya.

Semua yang dilakukan itu, kata Dian, karena hingga kini ATM milik sang suami yang berisi uang untuk kehidupan keluarga masih diblokir. Padahal dalam putusan, hakim memerintahkan KPK untuk mengembalikan semua bukti Wahid Husen. "Untuk bukti-bukti memang sudah dikembalikan lagi. Yang disita itu kan ada dua kartu ATM dan asuransi," terangnya.

Yang cukup mengkhawatirkan adalah ia tidak bisa mencairkan asuransi milik sang anak sejak 2014 lalu. Pasalnya, asuransi senilai Rp400 juta, juga masuk dalam rekening yang hingga kini masih diblokir. "Uangnya ditransfer ke rekening yang disita, saat saya cek ke ATM, enggak bisa diambil karena masih diblokir," tambahnya.

Terkait hal itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengaku, pihaknya masih akan mengusut soal dugaan pemberian tas mewah merek Louis Vuitton. Fakta tersebut terbongkar dalam fakta persidangan yang menyebut Wahid memberikan tas mewah sebagai hadiah ulang tahun. "Itu sudah lama sekali, nanti saya cek lagi (pemberian tas ke Dirjen Pas). Itu kan pas di sidang juga," ujar Febri, kala itu. [ton]

Komentar

Embed Widget
x