Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 06:52 WIB

Kasus Suap Impor Bawang

KPK Perpanjang Masa Tahanan I Nyoman Dhamantra

Selasa, 5 November 2019 | 05:18 WIB
KPK Perpanjang Masa Tahanan I Nyoman Dhamantra
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019, I Nyoman Dhamantra (INY) memperpanjang 'masa inapnya' didiperpanjang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Perpanjangan dilakukan selama 30 hari sejak 6 November hingga 5 Desember 2019," kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Senin (4/11/2019).

Dalam kasus ini, KPK juga menetapkan lima tersangka lain, yakni asisten Nyoman, Mirawati Basri dan unsur swasta Elviyanto yang diduga penerima suap. Sedangkan pemberi suap ialah Chandry Suanda, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar dari unsur swasta.

KPK menduga Chandry meminjam uang kepada Zulfikar sebesar Rp 2,1 miliar untuk melunasi kesepakatan pembayaran fee senilai Rp 3,6 miliar untuk Nyoman karena telah menuliskan pembuatan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dan Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan.

Fee tersebut disepakati dalam pertemuan para tersangka, di mana Nyoman akan mendapat komitmen fee sebesar Rp 1.700 hingga Rp 1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor.[Ivs].

Komentar

Embed Widget
x