Find and Follow Us

Senin, 9 Desember 2019 | 16:06 WIB

Kritik Anies, Orientasi Politik Prabowo Mulai Beda

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 29 Oktober 2019 | 16:15 WIB
Kritik Anies, Orientasi Politik Prabowo Mulai Beda
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Politik Emrus Sihombing menilai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mulai mengritik Gubernur DKI Anies Baswedan karena orientasi Politik Prabowo-Anies mulai berbeda.

"Saya akan jelaskan dari aspek akademis dulu. Setiap fenomena sosial termasuk fenomena politik tidak ada yang konstan selalu berubah. Sedangkan fenomena alam pun berubah. Perubahan fenomena politik lebih cari dari hukum atau ekonomi," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (29/10/2019).

Atas dasar iti ia menilai kalau dari segi kritikan Prabowo, itu menunjukkan garis politik mereka mulai berbada.

"Kalau sama dan ada perbedaan akan disampaikan dari sisi internal atau territorial privat. Tapi kalau sudah ke territorial public berarti garis politik sudah berbeda," ulasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Prabowo Subianto menginstruksikan Gerindra DKI Jakarta mengkritik Gubernur Anies Baswedan.

Dikerahui, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif mengungkap adanya arahan langsung dari Ketum Prabowo untuk mulai mengkritik Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Bantu rakyat dengan dukung program pemerintah yang prorakyat. Tetap kritis bersama rakyat," ungkap Syarif soal pesan Prabowo itu.

Belakangan, Gerindra DKI menyoroti capaian kerja Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Kinerja itu menjadi pertimbangan Gerindra untuk menyikapi anggaran TGUPP pada 2020. Dalam rencana Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020, Bappeda DKI Jakarta mengusulkan anggaran untuk TGUPP sebesar Rp 21 miliar. [adc]

Komentar

Embed Widget
x