Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 06:25 WIB

KPK Ingatkan Menteri Jokowi Lapor Harta

Oleh : Ivan Sethyadi | Kamis, 24 Oktober 2019 | 13:21 WIB
KPK Ingatkan Menteri Jokowi Lapor Harta
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan para menteri dan pejabat setingkat menteri yang baru dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaporkan harta kekayaannya.

Pelaporan harta kekayaan ini merupakan salah satu wujud menjalankan tujuh perintah Jokowi usai melantik para anggota Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

"Dalam momentum ini, sebagai bagian dari tindakan pencegahan korupsi, maka KPK mengimbau para menteri untuk segera melaporkan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) ke KPK," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat, Kamis (24/10/2019).

Febri membeberkan ketentuan pelaporan harta kekayaan para menteri ini. Dikatakan, untuk menteri yang berasal dari unsur penyelenggara negara dan di tahun 2019 telah melaporkan LHKPN Periodik, pelaporan LHKPN berikutnya cukup dilakukan dalam rentang waktu Januari hingga 31 Maret 2020 atau Pelaporan Periodik LHKPN untuk perkembangan kekayaan Tahun 2019.

Sementara menteri yang bukan berasal dari unsur penyelenggara atau baru menjabat, pelaporan LHKPN dilakukan dalam jangka waktu 3 bulan setelah menjabat. Tak hanya kepada jajaran Kabinet Indonesia Maju, imbauan melaporkan harta kekayaan juga disampaikan KPK kepada para mantan Menteri Kabinet Kerja yang tidak lagi menjadi menteri atau penyelenggara negara.

Dikatakan, para mantan menteri ini diwajibkan melaporkan hartanya paling lambat tiga bulan setelah selesai menjabat.

"Kesadaran pucuk Pimpinan untuk melaporkan LHKPN merupakan contoh baik yang diharapkan bisa ditiru oleh para pejabat di lingkungannya. Proses pelaporan saat ini jauh lebih mudah, yaitu menggunakan mekanisme pelaporan LHKPN secara elektronik melalui website https://elhkpn.kpk.go.id," tandasnya. [rok]

Komentar

x