Find and Follow Us

Jumat, 15 November 2019 | 18:38 WIB

KPK Periksa 10 Saksi Untuk Imam Nahrawi

Oleh : Ivan Setyadhi | Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:35 WIB
KPK Periksa 10 Saksi Untuk Imam Nahrawi
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto, Rabu (23/10/2019).

Gatot bakal diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengurusan dana hibah KONI dari Kemenpora yang menjerat mantan Menpora Imam Nahrawi (IMR).

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IMR," kata juru bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat.

Ini merupakan pemeriksaan kedua bagi Gatot dalam kasus ini. Dalam pemeriksaan sebelumnya, Gatot kepada penyidik KPK menjelaskan alur dana hibah dari Kemenpora untuk KONI.

Selain Gatot, ada sembilan saksi lain yang juga akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Imam Nahrawi.

Mereka adalah Esra Juni Hartaty Siburian (Karyawan PT.BNI), Oyong Yanuar Asmara (Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora), Twisyono (Staf Bag Perencanaan KONI), Ahmad Arsani (Plt. Asdep IV Organisasi Prestasi), Akbar Mia (Pejabat Penanda Tangan Surat Perintah Membayar Deputi IV Kemenpora).

Kemudian Amir Karyatin (Sekretaris Tim Verifikasi), Cucu Sundara (Karyawan Bank), dan Eny Purnawati (Kepala Bagian Keuangan).

Dalam kasus ini, Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum diduga menerima uang sejumlah Rp14,7 miliar dalam rentang 2014-2018.

Selain penerimaan uang tersebut, dalam rentang waktu 2016-2018, Imam Nahrawi diduga juga meminta uang sejumlah total Rp11,8 miliar.

Dengan demikian, Imam diduga menerima Rp26,5 miliar yang diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018. [hpy]

Komentar

x