Find and Follow Us

Jumat, 15 November 2019 | 18:38 WIB

Mampu Hadapi PNS Radikal, Tito Layak Jadi Mendagri

Oleh : Muhamma Yusuf Agam | Rabu, 23 Oktober 2019 | 02:31 WIB
Mampu Hadapi PNS Radikal, Tito Layak Jadi Mendagri
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dinilai layak menduduki posisi Menteri Dalam Negeri di Kabinet Kerja Jilid II. Apalagi saat ini sejumlah PNS banyak yang terindikasi menganut paham radikalisme.

Pengamat Intelijen dan Terorisme Stanislaus Riyanta yang dihubungi wartwan menyatakan sosok Tito Karnavian sangat layak jika ditempatkan sebagai patut Mendagri.

"Jika Pak Jokowi memilih Tito Karnavian jadi Mendagri, tentu itu sebuah keputusan yang sangat tepat," kata Stanislaus Riyanta, Selasa (22/10/2019).

Seperti diketahui, Jenderal Tito Karnavian dipanggil Presiden Jokowi pada Senin (21/10/2019). Namun, tak seperti calon menteri lain, Tito masih mengenakan seragam Polri. Ia didampingi sejumlah pejabat Mabes Polri. Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengaku belum tahu alasan ia dipanggil oleh Jokowi.

Dikatakan, dengan menguatnya isu radikalisme di kalangan PNS, tentu rekam jejak Tito Karnavian memang patut diperhitungkan. Apalagi kebijakan Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) yang digaungkannya di tubuh Polri telah membuat institusi ini menjadi institusi nomor tiga yang dipercaya masyarakat.

Survey terakhir Alvara Research Center menyebutkan, selama pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla periode 2014-2019 Polri mendapatkan nilai 78,1 persen sebagai lembaga dengan tingkat kepercayaan tertinggi dan berada di peringkat 3 setelah TNI dan KPK. Sejumlah kalangan juga menilai keberhasilan kebijakan Promoter ini telah mendorong SDM Polri dapat bekerja semakin profesional.

Untuk diketahui selain Alvara Research Center, survey terkait tingkat kepuasan publik terhadap Polri juga diberikan LSI dan Litbang Kompas dalam surveynya medio 2018 lalu. Kedua lembaga ini menyatakan bahwa sejak era Reformasi, Polri belum pernah mendapatkan kepercayaan sebesar ini.

Selain survey dalam negeri, lembaga survey Internasional seperti Gallup juga pernah merilis, Indonesia berada pada posisi ke-9 negara dengan kepercayaan terhadap kepolisian. Selain itu, menjadi narasumber berbagai forum internasional serta berhasil memberantas terorisme dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban.[Ivs].

Komentar

x