Find and Follow Us

Jumat, 15 November 2019 | 18:46 WIB

Mengkhawatirkan, Jokowi Hilangkan Kosakata Korupsi

Oleh : Fadli Zikri | Senin, 21 Oktober 2019 | 12:33 WIB
Mengkhawatirkan, Jokowi Hilangkan Kosakata Korupsi
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo - (Foto: Inilahcom/Didik)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah kalangan menyayangkan pidato pertama Presiden Jokowi usai dilantik sebagai Presiden RI 2019-2024 di gedung MPR, Minggu (20/10) kemarin. Salah satunya datang dari Peneliti politik Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah.

"Menyangsikan pidato presiden yang menghilangkan kosakata korupsi, padahal di akhir jabatan periode pertama, isu korupsi menjadi yang terpenting," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/10/2019).

Dia menilai pemberantasan korupsi bukan prioritas, tentu mengkhawatirkan. "Dalam naskah pidatonya korupsi tidak muncul," ujarnya.

Dalam pidato pertama usai dilantik, Jokowi menyampaikan sejumlah program pemerintahannya ke depan, yaitu, pembangunan sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi. Selain isu korupsi, pidato Jokowi juga mendapat kritik mengenai isu HAM dan lingkungan hidup. [rok]

Komentar

x