Find and Follow Us

Sabtu, 16 November 2019 | 07:30 WIB

Silatnas Fokal IMM Komitmen Dukung Indonesia Maju

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 20:33 WIB
Silatnas Fokal IMM Komitmen Dukung Indonesia Maju
Ton Abdillah Has - (Istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Silaturrahim Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasisiswa Muhammadiyah (Silatnas Fokal IMM) menyatakan dukungan kepada pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin yang akan dilantik, Minggu (20/10/2019) esok.

Dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019) hingga Sabtu (19/10/2019), Fokal IMM menghasilkan beberapa catatan untuk mewujudkan Indonesia maju.

Ton Abdillah Has, Ketua Pelaksana Silatnas Fokal IMM menyatakan hasil akhir pertemuan tersebut bersepakat untuk memberikan dukungan dan berkontribusi untuk pemerintahan baru Jokowi-Ma'ruf.

"Kami bersepakat untuk mendukung pemerintahan Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan siap berkolaborasi untuk mewujudkan visi besar Indonesia maju", kata Ton Abdillah dalam keterangan tertulisnya.

Namun demikian, Alumni IMM juga mengingatkan kepada pemerintah bahwa mewujudkan Indonesia yang maju buka persoalan yang mudah. Banyak ancaman dan tantangan yang akan dihadapi oleh Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dalam lima tahun pemerintahannya kedepan.

Menurut Ton Abdillah, beberapa ancaman dan tantangan yang akan dihadapi pemerintahan kedepan meliputi:

Pertama, menguatnya distrust society, yakni tatanan masyarakat yang saling tidak percaya, baik kepada pemerintah maupun sesama elemen masyarakat. Padahal, syarat utama mewujudkan negara maju adalah adanya high trust society yang penuh toleransi.

Kedua, Indonesia masih dihadapkan kepada rendahnya kualitas sumber daya manusia. Index Pembangunan Manusia (IPM) masih masuk level menengah. Padahal, prasyarat menjadi negara maju harus memiliki very high human development.

Ketiga, masih kuatnya oligarki politik dan ekonomi Indonesia. Menjadi negara maju adalah menjadi negara yang memiliki tatanan politik dan ekonomi yang demokratis. Indonesia harus mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. [adc]

Komentar

x