Find and Follow Us

Jumat, 22 November 2019 | 10:44 WIB

Merica di Bom Rakitan Buatan Eks Dosen

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 01:00 WIB
Merica di Bom Rakitan Buatan Eks Dosen
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polisi menyebut bom rakitan yang rencananya, bakal digunakan Abdul Basith, dosen nonaktif Institut Pertanian Bogor (IPB) saat aksi Mujahid 212 berdaya ledak cukup dasyat. Lantaran daya ledaknya mencapai 30 meter.
"Diuji coba diledakkan, kerusakannya cukup kuat. Bisa jarak 30 meter," kata Kepala Urusan (Kaur) Peledak Puslabfor Mabes Polri Kompol Heri Yandi , Jumat (18/10/2019).
Komponen pembuatan bom ini terdiri dari deterjen, serbuk korek api yang telah dihaluskan, merica, paku hingga mie instan. Merica menimbulkan kerusakan pada mata orang-orang yang berada di sekitar lokasi ledakan. Sedangkan mie untuk memperpanjang proses pembakaran.
Pembuat bom ini tergolong profesional, lantaran meski bom rakitan namun cukup canggih. Bahkan, penggunaan merica baru ditemui kali ini. Bom rakitan ini pun mirip dengan rakitan teroris karena diisi paku.
"Merica sifatnya pedas dengan harapan (saat diledakkan) asapnya bisa melukai mata. Ada juga (barang bukti) paku yang dililit di luar wadah botol, dilakban, dan kalau meledak bisa melukai orang di sekitar kejadian," jelasnya.[wll]

Komentar

x