Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 05:48 WIB

Polisi Buru Pembuang 119 Peluru Aktif di Jogja

Kamis, 17 Oktober 2019 | 16:15 WIB
Polisi Buru Pembuang 119 Peluru Aktif di Jogja
facebook twitter

INILAH.COM, Yogyakarta - Polisi masih berupaya melacak pelaku pembuangan sebanyak 119 butir peluru aktif di dalam saluran drainase di tepi Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta yang ditemukan oleh warga.

"Kita mencari siapa yang membuang," kata Kapolsek Ngampilan Kota Yogyakarta AKP Endro Wahyono di lokasi kejadian usai evakuasi peluru, seperti dikutip Antara, Kamis (17/10/2019).

Menurut Endro, aparat kepolisian telah melakukan pelacakan dengan mencari CCTV di sekitar lokasi. Meski demikian, CCTV yang diharapkan dapat memberikan petunjuk pelacakan itu hingga kini belum didapatkan.

"Yang sedikit jauh, sedikit membantu juga tidak ditemukan (CCTV). Namun tetap kita upayakan mudah-mudahan ada titik terang karena kalau CCTV-nya ada akan sangat membantu," ujarnya.

Sebanyak 119 peluru aktif yang telah berhasil dievakuasi Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob Polda DIY diduga berjenis FN dengan kaliber 9 mm.

Menurut Endro, peluru jenis FN bukan peluru yang biasa digunakan untuk senjata aparat kepolisian. Pasalnya, kepolisian selama ini hanya menggunakan senjata api jenis revolver.

"FN itu senjatanya saudara kita. Polisi hanya revolver saja. Cuman yang membuang siapa kita tidak tahu," kata dia.

Peluru itu, kata dia, ditemukan oleh seorang pekerja penggali saluran air hujan atau drainase saat hendak mulai bekerja pada Kamis (17/10) pagi pukul 09.00 WIB dengan kondisi berserakan.

Ia mengatakan peluru itu belum lama diletakkan seseorang di lokasi sebab pada Rabu (16/10) malam hingga pukul 22.00 WIB, berdasarkan penuturan pekerja penggali drainase peluru itu belum ada.

"Jadi dipastikan sekitar tengah malam sampai pagi diletakkan di situ," kata Endro. [tar]

Komentar

x