Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 05:50 WIB

JAD Tak Tetapkan Target Saat Lakukan Amaliyah

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 14 Oktober 2019 | 20:22 WIB
JAD Tak Tetapkan Target Saat Lakukan Amaliyah
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mabes Polri menyatakan kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharu Daulah (JAD) tak menetapkan target tertentu saat melakukan serangan atau amaliyah.

Para teroris melakukannya secara acak yang dianggap menghalangi aksi teror mereka.

"Jadi kelompok tersebut melakukan amaliyah secara random kepada siapa saja yang dianggap thogut, kepolisian utamanya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Senin (14/10/2019).

Brigjen Dedi menjelaskan jaringan JAD ini juga saat melakukan amaliyah tak perlu melakukan pertemuan kontak fisik. Mereka selalu berkomunikasi intens lewat media sosial, saat terduga teroris di dalam group itu akan melakukan amaliyah.

"Mereka melakukan amaliyah sifatnya tidak terstruktur di lapangan bergerak independen dan sesuai kemampuan masing-masing. Dia bebas. Misal mau amaliyah di Papua dengan senjata tajam ya silahkan tapi beri info ke WA Group dan telegram jika mau melakukan amaliyah," jelasnya.

Saat berbincang di group para teroris ini pun tak disebut siapa yang menjadi target amaliyah. Suicide Bomber (pelaku amaliya) akan meminta doa restu ke dalam group teroris ini.

"Di media sosial mereka tak detail siapa yang jadi sasaran waktu dan tempatnya. Dia mendeklarasi 'saya amaliyah' dan mohon doanya ke dalam group itu," terangnya.

Densus 88 sendiri sebelumnya menangkap 22 terduga teroris di berbagai lokasi di Indonesia. Penangkapan ini terkait dengan Syahrial Alamsyah alias Abu Rara, yang merupakan penusuk Menko Polhukam Wiranto beberapa waktu lalu.

Jaringan ini merupakan jaringan JAD yang berbaiat ke ke pemimpin ISIS, Abu Bakr Al Baghdadi. [ton]

Komentar

x