Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 14:46 WIB

Fahri Sindir Politisi Demokrat yang Dukung OTT KPK

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Minggu, 13 Oktober 2019 | 04:15 WIB
Fahri Sindir Politisi Demokrat yang Dukung OTT KPK
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyindir Politisi Partai Demokrat Benny K Harman terkait sikap dan pandangannya mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik KPK.

Benny merupakan mantan Pimpinan Komisi III DPR periode 2014-2019 yang membidangi soal hukum, hak asasi manusia dan keamanan. Menurut Benny, harusnya negara bersyukur karena KPK diberi wewenang untuk melakukan operasi tangkap tangan terhadap pelaku korupsi.

"Bersyukur negara ini masih punya KPK dan diberi wewenang melakukan OTT," kata Benny lewat twitternya yang dikutip Sabtu (12/10/2019).

Benny mengatakan bagaimana jika kewenangan operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dihilangkan, tentu tak bisa dibayangkan dampaknya.

"Dengan OTT saja masih banyak yang mencuri di siang hari bolong. Coba bayangkan jika tidak ada OTT, seperti apa negeri ini?," ujarnya.

Dengan begitu, Fahri pun langsung menanggapi cuitan Benny yang merupakan rekannya saat menjadi anggot legislatif di Senayan. Menurut dia, Benny berbeda pandangan ketika masih menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

"Ini tidak seperti Benny yang saya kenal selama jadi pimpinan komisi 3," tandasnya.

Untuk diketahui, Benny K Harman mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang UU KPK hasil revisi. Menurut dia, menerbitkan Perppu merupakan hak konstitusional Presiden Republik Indonesia.

"Menerbitkan Perppu itu hak konstitusional Presiden. Jangan dikira kalau Presiden terbitkan Perppu, berarti Presiden melakukan perbuatan inkonstitusional. Itu cara pikir keliru yang bikin Presiden masuk jalur sesat!," kata Benny.[ris]

Komentar

Embed Widget
x