Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 14:48 WIB

Pengamanan Pejabat Negara Diharap Diperketat

Oleh : Willi Nafie | Kamis, 10 Oktober 2019 | 19:33 WIB
Pengamanan Pejabat Negara Diharap Diperketat
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gerakan Cinta Indonesia (GERCIN), mengutuk keras penyerangan secara terhadap Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto yang dilakukan oleh pasangan suami istri Syahril Alamsyah alias Abu Rara-Fitri Andriana Binti Sunarto di Pandeglang, Banten.

Kemudian mendesak, Polri bertindak cepat mengusut tuntas serta menangkap aktor intelektual di balik penusukan terhadap Wiranto.

"Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas siapa aktor-aktor intelektual di belakang semua proses-proses penikaman terhadap Menkopolhukam yang merupakan pejabat negara, peristiwa ini harus diusut dengan tuntas dan segera dipublikasikan secara luas dan gamblang kepada publik, siapa pelakunya?" tegas Hendrik Yance Udam, Ketua Umum Gercin Indonesia, Kamis (10/10/2019).

Hendrik juga mengimbau Panglima TNI dan Kapolri menjadikan insiden yang menimpa Wiranto sebagai pengalaman.

Kemudian meningkatkan pegamanan super ketat kepada Presiden Joko Widodo dan KH. Maruf Amin serta pejabat pejabat negara yang ada menjelang pelatikan presiden dan wakil presiden Minggu 20 Oktober 2019.

"Karena keselamatan Presiden dan wakil presiden harus di atas segala-galanya, sebab Presiden dan Wakil Presiden merupakan Lambang Negara RI yang wajib dijaga," tuturnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x