Find and Follow Us

Rabu, 16 Oktober 2019 | 03:13 WIB

Keluarga Jokowi Sebaiknya Tidak Terjun ke Politik

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 9 Oktober 2019 | 16:35 WIB
Keluarga Jokowi Sebaiknya Tidak Terjun ke Politik
Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menyarankan keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebaiknya jangan masuk ke dunia politik karena masih muda. Menurut dia, ada waktu bagi keluarga untuk mulai terjun ke politik.

"Anak dan keluarga Presiden Jokowi masih muda, sebaiknya jangan masuk politik ketika belum matang," kata Fahri lewat twitternya, Rabu (9/10/2019).

Menurut dia, ketika situasi bisa menyeret publik menilai bahwa Presiden Jokowi ingin membangun dinasti kekuasaan. Maka, santai saja dan berilah tenaga pada reputasi presiden itu lebih penting sekarang.

"Di seputar kekuasaan manapun, feodalisme menjalar seperti bara api, membakar kredibilitas dan reputasi. Tetapi, para penjilat sering membuatnya terasa seperti sebuah pelayanan dan pengabdian seolah ini semua seperti suatu yang benar dilakukan. Ini salah dan bahaya," ujarnya.

Memang, kata dia, ada waktu bagi keluarga untuk mulai terjun dalam politik. Misal, Presiden Soekarno (Bung Karno) tidak mempromosikan anaknya ke dalam kekuasaan. Bahkan, mereka tumbuh sendiri.

"Ibu Mega jadi presiden setelah perjuangan panjang. Pak Harto juga demikian, anaknya kebanyakan jadi pengusaha tapi diujung ada persoalan," jelas dia.

Selain itu, BJ Habibie juga kabarnya melarang anaknya masuk pemerintahan hingga akhirnya menjadi pengusaha. Jadi, ada waktu bagi keluarga untu memulai masuk dalam politik kekuasaan sehingga tidak tampak sebagai dinasti yang ingin terus mengincar kekuasaan. Momentum itu penting.

"Ini berlaku bagi siapa saja dan masukan saya tidak personal. Ini demi menjaga reputasi politik dan pemerintahan," tandasnya. [adc]

Komentar

Embed Widget
x