Find and Follow Us

Rabu, 16 Oktober 2019 | 03:02 WIB

Nyaris Diamuk Massa Jambret Lompat ke Sungai

Senin, 7 Oktober 2019 | 01:00 WIB
Nyaris Diamuk Massa Jambret Lompat ke Sungai
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Seorang pelaku jambret ditangkap usai merebut dompet korban, di Jalan Undaan Wetan, Surabaya, Sabtu (5/10/2019) malam.
Satu pelaku terluka parah dan satunya lagi nekat terjun ke sungai untuk menghindari amukan massa.
"Satu dari dua jambret terluka parah di bagian kepala setelah menyerempet mobil dan bersenggolan dengan motor di Jalan Undaan Wetan. Jambret itu kehilangan keseimbangan hingga motornya oleng lalu jatuh," kata suami Syamirah, saat di Mapolsek Genteng, Minggu (6/10/2019).
Sebelum tumbang di Jalan Undaan Wetan tepat di depan Toko Duta Ban, kedua jambret itu ngebut setelah merampas dompet milik Syamirah (35), warga asal Perak, Surabaya. Korban saat itu dibonceng suaminya bersama kedua anaknya yang masih kecil. Dompet itu berisi uang Rp 400 ribu.
"Saya tadi mau ke Ambengan, pas di depan Bank Mandiri, motor saya dipepet dari kiri, terus dompet istri saya dirampas," lanjutnya.
Menurutnya, usai aksi perampasan pukul 21.30 Wib, korban mencoba mengejar tapi kedua pelaku yang saat itu mengendarai motor Honda Vario bernopol L 2530 MD melaju kencang hingga tidak terlihat. Namun sampai di depan Toko Duta Ban, terlihat kerumunan warga. Ternyata pelaku jambret terlibat kecelakaan.
Begitu kecelakaan, satu pelaku memilih menceburkan diri ke sungai, sedangkan satu pelaku lainnya kabur. Satu pelaku yang terjebak di sungai akhirnya dikepung warga hingga berhasil ditangkap dan dikeluarkan dari sungai.
Beruntung, saat itu sejumlah anggota Unit Reskrim Polsek Genteng segera tiba di lokasi, sehingga saat pelaku berhasil dievakuasi dari dalam sungai, kemarahan warga bisa diredam.
"Satu pelaku lalu diamankan anggota kami ke kantor berikut motor sarananya," terang Kapolsek Genteng, AKP Anggi Saputra Ibrahim.
Anggi menambahkan, setelah diperiksa, ternyata pelaku terluka parah di bagian kepala sehingga anggotanya membawa sang pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan. Diduga, pelaku terluka akibat kecelakaan setelah beraksi. [beritajatim]

Komentar

x