Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 05:48 WIB

Cerita Sopir Disandera Polisi Gadungan

Minggu, 6 Oktober 2019 | 07:00 WIB
Cerita Sopir Disandera Polisi Gadungan
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Nasib naas menimpa seorang pria berinisial J.Dia tak berdaya ketika disandera pelaku Polisi gadungan di rumah bedeng di Jl. Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Peristiwa ini, bermula dari J yang sedang memacu kendaraannya, dipepet oleh tiga orang yang belakangan diketahui bernama Maulana (46), Anan (24), dan Rahman (48) di Jalan Gunung Sahari Pademangan, Jakarta Utara.
Tiga sekawan ini, mengaku sebagai Polisi dan memberhentikan J dengan alasan karena membawa sabu. Lalu korban yang berprofesi sebagai sopir tembak ini, dibawa berkeliling, dan terakhir dibawa ke rumah bedeng guna disandera.
Lalu, para pelaku langsung menghubungi istri korban Amelia Ade.dan meminta uang tebusan sebanyak Rp 30 juta. Tanpa berpikir panjang Amelia langsung mentransfer uang Rp 5 juta.
"Pelaku minta uang tebusan Rp 30 juta, namun baru ditransfer istri korban Rp 5 juta," kata Kanit Reskrim Kompol Supriyadi.
J mengaku selama disandera para Polisi gadungan, ia dikasih makan nasi bungkus campur telor dan lokasi bedeng selalu ganti dan dijaga pelaku sambil menunggu sisa uang tebusan yang dijanjikan istri korban.
Karena merasa khawatir atas nyawa sang suami dan yakin J bukan pemakai atau pengedar narkoba, Amelia lalu memberanikan diri melaporkan kejadian ini ke Polsek Metro Tanah Abang.
Lalu sebanyak enam anggota polisi langsung bergerak ke lokasi yang diduga sebagai tempat peyandraan korban. Alhasil mereka berhasil dilumpuhkan, dan korban berhasil dibebaskan. Dari tempat kejadian polisi menemukan motor korban serta dua motor pelaku dan kini para pelaku sedang mengikuti pemeriksaan secara intensif oleh aparat kepolisian.

Komentar

x