Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 06:55 WIB

Bareskrim Tak Mau Lama-Lama Simpan Barbuk Narkoba

Sabtu, 5 Oktober 2019 | 04:02 WIB
Bareskrim Tak Mau Lama-Lama Simpan Barbuk Narkoba
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto mengatakan urgensinya mempercepat pemusnahan barang bukti narkoba.

Pasalnya bila pemusnahan narkoba ditunda-tunda akan menyebabkan kemungkinan penyusutan bobot maupun potensi lenyap.

"Kalau menunda pemusnahan, bahaya. Apalagi kalau barang bukti ditempatkan di tempat penyimpanan yang tidak sesuai, temperatur tidak diatur, dia akan memuai. Ketika dua atau tiga bulan mau dimusnahkan, ternyata (bobot) berkurang. Siapa bertanggung jawab?" kata Brigjen Eko, Jumat (4/10/2019).

Pihaknya berharap akan diterbitkan standar operasional prosedur pemusnahan narkoba yang tidak memakan waktu lama.

"Minimal sepekan, paling lama sebulan (narkoba) sudah dimusnahkan," ujarnya.

Selain itu dalam peraturan tersebut, juga harus memuat penanganan pemusnahan narkoba yang ditemukan tanpa tersangka.

"Bagaimana memperlakukan barang bukti yang tidak ada tersangkanya," ucapnya.

Pasalnya selama ini, tanpa adanya tersangka, pihak Kejaksaan tidak akan mengeluarkan penetapan pemusnahan.

"Saya akan meminta Kepala BNN untuk mengadakan FGD, rapat dengan Kejagung, Mahkamah Agung dan Polri untuk mengeluarkan fatwa. Fatwa ini akan menjadi dasar SOP pemusnahan barang bukti narkoba," ungkapnya. [gam]

Komentar

x