Find and Follow Us

Senin, 16 Desember 2019 | 08:02 WIB

Widodo Selamat Karena Ditolong Orang Papua

Kamis, 3 Oktober 2019 | 10:00 WIB
Widodo Selamat Karena Ditolong Orang Papua
(beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Banyuwangi - Kerusuhan di Wamena, Papua Barat menyisakan duka dan trauma mendalam bagi keluarga Widodo (57) yang tiba di Banyuwangi, Kamis (3/10/2019). Ia dan keluarga bersyukur dapat kembali pulang dengan selamat di kampung halaman.

Saat kejadian berlangsung, Widodo baru saja pulang dari belanja. "Saya ditelpon sama saudara di rumah ada keributan. Betul saat tiba terkejut banyak kericuhan, warga dipukul dan motornya dibakar, rumah dibakar ada korbannya di dalam juga dibakar semua," kata Widodo di Kantor Dinas Sosial Banyuwangi.

Termasuk, kata Widodo, ruko tempat usaha sehari-hari juga ikut dibakar. Melihat kondisi mencekam, ia berusaha menyelamatkan diri. Tapi dia kepikiran sama anaknya yang masih berusia 10 tahun berada di dalam ruko.

"Beruntung anak saya bisa melompat ke belakang ruko dan diselamatkan oleh warga bukan asli sana, tapi warga Papua asal Biak yang juga bermukim di sana. Masuk ke rumah orang Biak. Semua pada masuk ke rumah orang Biak," katanya.

Tak lama berselang, bersama anggota keluarganya akhirnya memutuskan berpindah tempat untuk mencari perlindungan. Hingga ia tiba di kantor polisi setempat.

"Saya merayap di semak-semak, melompat pagar untuk sampai ke Kantor Polisi itu. Pokoknya bagaimana caranya kami ini bisa selamat," ungkap Widodo yang telah 27 tahun tinggal di Wamena ini.

Di tempat ini, Widodo berkumpul dengan ratusan pengungsi lainnya. Widodo mengaku banyak pendatang yang mengungsi di tempat itu. "Kalau yang dari Banyuwangi masih ada, tapi mereka ada di kota. Yang di pengungsian itu ada banyak dari seluruh Sabang sampai Merauke semua ada berkumpul semua, jadi tak sempat mendata jumlahnya," katanya.

Setibanya di Banyuwangi sebagai kampung halaman, dirinya sangat bersyukur. Meskipun, hasil jerih payah yang selama ini dikumpulkan sirna dan tertinggal semua di Wamena. "Yang tersisa dari kami ya hanya nyawa kami ini. Ini yang bisa kami selamatkan," ucapnya.

Keluarga Widodo merupakan enam dari sekian pengungsi korban kerusuhan Wamena yang pulang diangkut menggunakan pesawat militer Hercules TNI AU via Bandara Abdulrahman Saleh, Malang, Rabu (2/10/2019). Mereka adalah warga Banyuwangi dari Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru. [beritajatim]

Komentar

x