Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 06:31 WIB

Polisi Mau Ananda Badudu Tarik Ucapan & Minta Maaf

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 30 September 2019 | 22:06 WIB
Polisi Mau Ananda Badudu Tarik Ucapan & Minta Maaf
Ananda Badudu - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Rovan Richard Mahenu mengatakan pihaknya akan mengirimkan surat somasi ke Ananda Badudu terkait ucapannya mengenai sejumlah mahasiswa yang tidak mendapat pendampingan pengacara dan diproses secara tidak etis. Dalam somasi itu, Subdit Resmob meminta Ananda mengklarifikasi pernyataannya.

"Begitu kejamnya pernyataan Ananda Badudu yang menyudutkan Resmob dan Polri pada umumnya kami sebagai anggota Polri nggak terima. Kami akan mengirim somasi ke Ananda Badudu, segera tolong klarifikasi," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/9/2019).

Rovan mengatakan surat somasi itu akan dikirim ke Ananda Badudu dalam waktu paling lambat 2 hari ke depan. Dia meminta Ananda mengklarifikasi pernyataanya itu ke Media Massa.

"Kalau dia salah, segera minta maaf agar masyarakat tidak dibuat bingung dengan pernyataan yang kemarin. Karena masih ada yang meyakini bahwa pernyataan dia benar," jelas Rovan.

Ia bahkan menegaskan, jika permintaannya itu tidak diindhakan, polisi akan mengambil jalur hukum. Pernyataan Ananda itu dianggap mencemarkan nama baik institusi Polri.

"Ya kalau sudah terklarifikasi ya berarti proses hukum selesai. (Kalau tidak di klarifikasi) ya kita bawa ke ranah hukum. Dia sudah memberitakan berarti pencemaran nama baik atau hoax, bisa ke KUHP dan ITE," bebernya.

Pada kesempatan itu, Rovan juga sempat menunjukkan bukti-bukti rekaman CCTV terkait pemeriksaan dua mahasiswa Hatif dan Nabil. Rovan menegaskan, di Subdit Resmob Polda Metro Jaya hanya ada 2 mahasiswa yang diperiksa bersamaan dengan diperiksanya Ananda Badudu, pada Jumat (27/9/2019).

"Kita lihat juga rekaman CCTV sebelumnya. Ini Hatif diperiksa, di kanannya ada pengacaranya. Jadi semuanya ada bukti," kata Rovan sambil menunjukkan rekaman CCTV.

Dalam rekaman itu, terlihat di salah satu ruang penyidik terdapat empat orang sedang duduk. Dua orang di antaranya merupakan penyidik, sedangkan Hatif dan Ananda Badudu berada di depan kedua penyidik. Dalam rekaman selanjutnya terlihat Hatif diperiksa dengan didampingi kuasa hukumnya. [adc]

Komentar

x