Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 19:56 WIB

Eksistensi Wadah Pegawai KPK Dikritik

Selasa, 24 September 2019 | 00:00 WIB
Eksistensi Wadah Pegawai KPK Dikritik
(inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ratusan masyarakat tergabung dalam Koalisi Masyarakat Madani Anti Korupsi menggelar aksi unjuk rasa Dukung Komisioner KPK Terpilih dan Dukung Revisi UU KPK Yang Telah Disahkan Oleh DPR di depan Istana Negara.

Dalam aksi ini massa meyakini KPK akan semakin kuat, karena banyaknya dukungan masyarakat terhadap revisi UU KPK yang telah disahkan.
"Kami optimis Revisi UU KPK yang telah disahkan menjadi UU oleh DPR, akan semakin memperkuat KPK ke depan baik dari segi kewenangan maupun kelembagaan, terlebih lagi dibawah Komando Pimpinan KPK yang baru yang tentunya akan segera dilantik oleh Presiden Jokowi, " ujar Dion yang merupakan Koordinator Aksi, Senin (23/9/2019),
Selain itu dalam orasinya Dion juga mendorong agar Presiden Jokowi mempercepat pelantikan terhadap komisioner KPK yang telah ditetapkan oleh DPR, agar berbagai polemik ditubuh KPK segera diakhiri.
Ketika diwawancarai mengenai adanya wadah pegawai KPK yang melakukan penolakan terhadap komisioner KPK yang telah ditetapkan oleh DPR, Dion menegaskan bahwa wadah pegawai KPK ini sarat dengan kepentingan dan harus segera dibubarkan.
"Bagi kami, wadah pegawai KPK ini sarat dengan kepentingan oknum yang mau merusak internal KPK, serta menciptakan polemik dan kegaduhan yang mengganggu agenda pemberantasan korupsi, maka harus dibubarkan" pungkas Dion.
Aksi unjuk rasa berjalan dengan damai, dan ditutup dengan pembacaan press release dari orator lain yaitu Ferdio, "Kami Koalisi Masyarakat Madani Anti Korupsi dengan tegas mendukung UU KPK yang telah di revisi, kedua percepat pelantikan pimpinan KPK yang sudah terpilih dan ketiga Bubarkan WP KPK" Tegasnya kembali. [wll]

Komentar

Embed Widget
x