Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 19:55 WIB

Jokowi Minta Tak Terpancing Hoaks Soal Wamena

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 23 September 2019 | 21:03 WIB
Jokowi Minta Tak Terpancing Hoaks Soal Wamena
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat mengecek kebenaran informasi yang beredar di media sosial terkait kembalinya kericuhan di Wamena, Papua.

Menurut dia, kericuhan di Wamena akibat adanya berita hoaks. Hal itu berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Menko Polhukam Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BIN Budi Gunawan.

"Isu anarkis ini dimulai dan berkembang karena adanya berita hoaks," kata Jokowi di Istana Merdeka, Senin (23/9/2019).

Oleh sebab itu, Jokowi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial. Sebaiknya, kata dia, dikroscek dulu setiap melihat berita di media sosial.

"Saya meminta agar masyarakat setiap mendengar dan melihat di media sosial dikroscek dulu, dicek dahulu, jangan langsung dipercaya. Karena itu akan mengganggu stabilitas keamanan dan politik di setiap wilayah," ujarnya.

Di samping itu, Jokowi mengingatkan lagi supaya masyarakat tetap menjaga fasilitas umum dalam menyampaikan aspirasi atau pendapatnya dan tidak berbuat anarkis.

"Jangan sampai fasilitas umum itu dirusak, karena itu adalah milik kita semuanya. Jangan sampai ada kerusakan-kerusakan yang diakibatkan dari anarkisme," tandasnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x