Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 19:47 WIB

Reaksi Kemenpar Soal Festival Jatiluwih 2019

Minggu, 22 September 2019 | 14:30 WIB
Reaksi Kemenpar Soal Festival Jatiluwih 2019
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) menobatkan daerah wisata Jatiluwih masuk 10 besar destinasi wisata Bali.
Dinonatnan menjadi salah satu pariwisata bergengsi di Bali, Jatiluwih pun kian menonjolkan keunikan agriculture nya dengan mengadakan Festival Jatiluwih yang ke-3 dengan tema Glorifiying Dewi Sri For Prosperity.
"Ini adalah kali ke-3 Festival Jatiluwih diadakan, saya termasuk yang mengikuti perkembangan fesitval ini dan kali ini saya apresiasi sebesar-besarnya kepada Bupati Tabanan dan Penyelenggara Festival Jatiluwih ini, berkat Festival Jatiluwih ini, Jatiluwih menjadi Top Ten Balis Destination," kata Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang diwakili oleh tenaga ahli bidang pemasaran dan kerjasama pariwisata, I Gede Pitana, Minggu (22/9/2019).
Pitana menjelaskan pentingnya mengadakan festival seperti ini guna memperkenalkan kearifan lokal dan budaya yang dipertahankan masyarakat Jatiluwih.
"Yang pertama tentunya ialah meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, kemudian Festival yang kaya akan pertunjukan budaya seperti Festival Jatiluwih ini, sangat menunjukan culture value yang mewakili keanekaragaman budaya di Indonesia, sehinga saya membawa pesan Pak Menteri agar pelaksanaan Fesitval seperti ini dapat terus eksis dan berkembang," tuturnya.
Saat ditanya dukungannya agar Festival Jatiluwih tetap eksis, Pitana menyebutkan selain dukungan materil, Kemenpar turut mempromosikan agenda acara tersebut kepada manca negara.
"Walaupun Fesitval Jatiluwih belum dapat dimasukan kedalam agenda tahunan nasional Kemenpar dengan alasan belum 5 Tahun, namun bantuan dari kami tetap terlaksana dan Festival Jatiluwih masuk kedalam agenda promosi kami hingga luar negeri. Karena Jatiluwih Festival sudah sangat layak menjadi acara tahunan, namun secara prosedur harus diadakan selama 5 Tahun berturut-turut," jelasnya.
Gubernur Provinsi Bali yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Bali, Ni Luh Made Wiratmi turut mengapresiasi agenda tersebut.
"Mewakili Gubernur Provinsi Bali, kami mendukung sepenuhnya agar Festival Jatiluwih ini agar dapat terus terlaksana, kami akan support hingga acara ke 4, ke 5 dan seterusnya. Kami sangat bangga terhadap konsep dan tema yang diusung dalam Festival Jatiluwih ini, dengan mengajak masyaratak untuk bersyukur dan menjaga tanah Jatiluwih ini bersama," ujarnya.
"Kami berharap DTW Jatiluwih dapat terus berkarya, berinovasi dan mengembangkan Wisata di Jatiluwih ini, sehingga dapat pula meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekita, namun tetap mempertahankan warisan budaya turun temurun," tandas Wiratmi. [wll]

Komentar

Embed Widget
x