Find and Follow Us

Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:58 WIB

Festival Seni Keagamaan Hindu Rawat Kebhinekaan

Sabtu, 21 September 2019 | 20:03 WIB
Festival Seni Keagamaan Hindu Rawat Kebhinekaan
Dirjen Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama I Ketut Widnya - (Istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Festival Seni Keagamaan Hindu 2019 kembali digelar untuk ketiga kalinya. Acara yang digagas Dirjen Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama ini berlangsung sejak 17 - 21 September 2019 di kota Surabaya.

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk merajut khazanah budaya nusantara dan merawat kebhinekaan dalam rangka memperkokoh keutuhan, sekalian membangun Indonesia," Kata Dirjen Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama I Ketut Widnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/9/2019).

Ketut menambahkan, kegiatan ini menampilkan beragam acara budaya dan seni yang menunjukkan kekayaan dan keragaman seni budaya di Tanah Air.

"Semua seni dari masing-masing daerah itu berbeda-beda tetapi bisa menjadi satu. Kita lihat tadi banyak berbeda-beda itu menjadi satu. Dan kita bisa menikmati bersama," ujarnya.

Festival budaya didahului dengan penyelenggaraan Pawai Budaya Nusantara yang dilepas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 17 September lalu. Festival Seni Keagamaan Hindu Tingkat Nasional III tahun 2019 ini dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Shangri-La Ballroom, Surabaya 18 September 2019. Hadir juga dalam acara itu, Wakil Guberur Jawa Timur Emil Dardak.

Senada dengan I Ketut Widnya, Ketua Panitia Festival Seni Keagamaan Hindu Tingkat Nasional III, I Made Sutresna menyampaikan jika kegiatan sebagai upaya menjaga keutuhan NKRI dan merawat kebinekaan.

Dia menjelaskan, festival ini juga untuk mengaktualisasikan nilai-nilai ajaran agama dengan memberi basis pengembangan budaya nasional. Menurut Made Sutresna, seni budaya nusantara walaupun memiliki akar sejarah sangat tua dan melintasi zaman, hingga kini masih dirawat dan dipegang teguh oleh umat Hindu di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, kata dia, ritual agama Hindu yang dilaksanakan setiap etnis di Indonesia memiliki karakteristik khas dan berbeda-beda. [adc]

Komentar

x