Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 10:54 WIB

Jokowi Ogah Komentari Revisi UU Pemasyarakatan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 20 September 2019 | 22:30 WIB
Jokowi Ogah Komentari Revisi UU Pemasyarakatan
Presiden Joko Widodo - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan komentar terkait revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan yang menuai kontroversi. Karena, Jokowi masih fokus terhadap Rancangan KUHP.

"Saat ini saya masih fokus pada RUU KUHP, yang lain menyusul karena ini yang dikejar DPR ada empat (RUU yang akan disahkan)," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (20/9/2019).

Sebelumnya, Jokowi memerintahkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly untuk menyampaikan sikap pemerintah kepada DPR RI supaya pengesahan Rancana KUHP ditunda dan pengesahan tidak dilakukan DPR periode ini (2014-2019).

"Saya harap DPR punya sikap sama sehingga pembahasan Rancangan KUHP dilakukan DPR periode berikutnya," ujarnya.

Karena, Jokowi melihat masih ada beberapa pasal dalam Rancangan KUHP perlu pendalaman lebih lanjut sekitar 14 pasal. Maka dari itu, perlu dikomunikasikan lagi dengan DPR dan masyarakat yang tidak setuju terhadap materi yang ada.

"Saya perintahkan Menkum HAM kembali jaring masukan-masukan dari berbagai kalangan masyarakat sebagai bahan sempurnakan Rancangan KUHP yang ada," tandasnya. [adc]

Komentar

x