Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 14:50 WIB

Karhutla, Hujan Buatan Dilakukan di Riau

Jumat, 20 September 2019 | 03:00 WIB
Karhutla, Hujan Buatan Dilakukan di Riau
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tim penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera terus bekerja memadamkan api, salah satunya dengan cara memodifikasi cuaca dengan membuat hujan buatan di sekitar wilayah Riau.

"Hasilnya terjadi hujan dengan intensitas deras (hari Kamis) dari jam 16.31 sampai dengan 17.05 WIB di wilayah Kelurahan Teluk Blitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Meranti," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, Kamis (19/9/2019) malam.

Agus menerangkan, hujan buatan dilakukan dengan penyemaian awan dan menebarkan 800 kilogram garam NaCl dari pesawat Cassa 212. Pesawat itu diawaki Kapten Wanto dan Letda Yusuf.

Namun Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) tidak dilakukan di wilayah Kalimantan. "Operasi TMC di Kalimantan Tengah tidak dilaksanakan karena BMKG melaporkan tidak terpantau adanya pertumbuhan awan potensial hujan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dari pagi sampai sore," ujarnya.

Menurut data BNPB, kualitas udara di Kalteng pada Kamis mencapai Angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dengan nilai 1.057 dan masuk kategori berbahaya. Jumlah titik api atau hotspot di Kalteng juga menjadi yang tertinggi menjadi 1.996 titik api. Kemudian, wilayah kedua dengan nilai ISPU tertinggi adalah Riau dengan angka ISPU 390. [fad]

Komentar

Embed Widget
x