Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 09:40 WIB

Warga Lumajang Kuras Kotak Amal Masjid Moeldoko

Kamis, 19 September 2019 | 21:25 WIB
Warga Lumajang Kuras Kotak Amal Masjid Moeldoko
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jombang - Tendangan dan pukulan mendarat empuk di tubuh Ismail Khudori (32), warga Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Lumajang.

Setelah tak berdaya, pemuda tersebut diserahkan ke Polsek Bandar Kedungmulyo, Jombang, guna pemeriksaan lebih lanjut.

Ismail adalah pelaku pencurian kotak amal di Masjid Islamic Center H Moeldoko, Jl Raya Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang. Masjid tersebut cukup megah dan berada di depan pintu keluar Jalan Tol Jombang-Mojokerto. Masjid berarsitek Turki tersebut bukan milik orang biasa. Namun didirikan oleh mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Kamis (19/9/2019), Ismail memasuki masjid tersebut. Sebelumnya, dia berjalan kaki dari arah Kecamatan Perak. Di lantai satu, Ismail sudah menunjukkan gelagat mencurigakan. Dia mondar-mandir sembari melihat situasi.

Merasa aman, pria berambut ikal ini naik ke lantai dua. Nah, di lantai dua itulah Ismail melihat kotak amal. Kotak berisi uang tersebut berada di sebelah utara dam bersandar pada pilar. Lagi-lagi, Ismail melihat situasi untuk memastikan bahwa kondisi masjid dalam keadaan sepi.

Kemudian ia merusak kotak amal dengan menggunakan tatah (alat pahat). Sekali gebrak, tutup kotak amal itu pecah dan terbuka. Dengan buru-buru, warga Lumajang ini menguras uang yang ada di dalamnya. Lalu dimasukkan ke dalam tas yang sudah dia siapkan.

Dalam hitungan menit, uang sudah berpindah tangan. Ismail bergegas meninggalkan masjid. Namun apes, petugas keamanan masjid sudah membaca gelagat pemuda brandalan tersebut. Saat melewati pos keamanan, dua petugas mengentikan langkah Ismail. Pelaku tak dapat berkilah. Apalagi, saat digeledah petugas keamanan menemukan uang di tas milik Ismail.

'Selain menangkap pelaku, kami juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, uang tunai sebesar satu juta lima ratus tujuh belas ribu rupiah, tas ransel warna hitam, tatah (alat pahat), pecahan kaca tutup kotak amal, serta kotak amal yang bertuliskan kotak amal anak yatim yang terbuat dari alminium warna coklat," kata Kapolsek Bandar Kedungmulyo AKP Darmaji sembari mengatakan bahwa pelaku dijerat pasal 363 Ayat (1) ke 5e KUHP. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x